212 Pemuda Lobar Berebut Tiket Magang ke Jepang
- 21 Sep 2026 06:26 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Sebanyak 212 pemuda Lombok Barat mengikuti seleksi Program Magang ke Jepang yang merupakan kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman kerja dan pembelajaran internasional.
- Seleksi program magang ini diselenggarakan secara bersama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan IM Japan.
- Acara pembukaan seleksi dipimpin oleh Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha pada Senin 14 September 2026 di Aula Narmada, Kantor Bupati Lombok Barat.
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Sebanyak 212 pemuda Lombok Barat (Lobar) mengikuti seleksi Program Magang ke Jepang yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI dan IM Japan.
Seleksi yang menjadi pintu bagi generasi muda Lobar memperoleh pengalaman kerja sekaligus pembelajaran di Jepang itu dibuka Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha di Aula Narmada, Kantor Bupati Lombok Barat, Senin 14 September 2026.
Rangkaian seleksi berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 September 2026. Peserta tidak hanya diuji dari sisi administrasi, tetapi juga harus melewati tes matematika, ketahanan fisik dan kesamaptaan, wawancara, pemeriksaan kesehatan, hingga tes bahasa Jepang.
Hj. Nurul Adha mengatakan, pelaksanaan seleksi tersebut menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya kegiatan magang ke Jepang digelar di Lombok Barat.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat saya menyampaikan selamat datang dari Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan juga tim seleksi dari IM Japan di Bumi Patut Patuh Patju," ujarnya.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari kerja sama pemerintah Indonesia dengan Jepang dalam membuka kesempatan bagi tenaga muda Indonesia untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman melalui program magang.
"Memilih tenaga terampil kita atau anak-anak muda kita untuk magang ke Jepang. Alhamdulillah kami berterima kasih sekali dan bersyukur kegiatan ini dilakukan di Lombok Barat dan ini pertama kali di Lombok Barat," katanya.
Wakil Bupati juga meminta para peserta tidak menganggap rangkaian tes sebagai sekadar persaingan. Setiap tahapan, kata dia, harus dihadapi dengan kesungguhan karena peluang diterima terbuka bagi peserta yang mampu memenuhi persyaratan dan menyelesaikan seluruh proses seleksi.
"Tadi saya tanya dari Kementerian, kira-kira berapa yang akan diterima? Kata dari Kementerian, seberapa yang lulus pasti akan diterima. Artinya tergantung kalian dan ikuti seleksi ini dengan sungguh-sungguh," tegasnya.
Lebih jauh, Hj. Nurul Adha mengingatkan bahwa kesempatan magang ke Jepang bukan hanya berkaitan dengan dunia kerja. Peserta yang berhasil lolos nantinya akan memiliki ruang untuk mengenal teknologi, ilmu pengetahuan, budaya, sekaligus memperoleh pengalaman baru di lingkungan yang berbeda.
Karena itu, ia berpesan agar para peserta menjaga sikap dan tetap membawa nilai-nilai yang baik selama berada di Jepang, termasuk menjaga ibadah serta menghormati orang tua.
"Saya berpesan untuk anak-anakku semua, kalau lulus dan akan dikirim magang ke Jepang, berarti kesempatan untuk belajar ke Jepang. Jangan lupa ibadah tepat waktu dan berbakti kepada kedua orang tua," ucapnya.
Ia kemudian meminta seluruh peserta menjaga semangat selama mengikuti proses seleksi. Menurutnya, hasil yang diperoleh sangat bergantung pada kesungguhan masing-masing peserta dalam melewati setiap tahapan.
"Kobarkan semangat perjuangan, bangun optimisme dan insyaallah kesuksesan ada di tangan kalian," katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....