Bappeda Bima Kawal Program Empat Kawasan di Pedesaan
- 17 Sep 2026 13:08 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) terus mengawal pelaksanaan Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di sejumlah wilayah perdesaan.
Pengawalan tersebut dilakukan melalui monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang dikerjakan melalui program PISEW berjalan sesuai perencanaan, standar teknis, serta jadwal yang telah ditetapkan.
Monitoring dipimpin Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Bima, Nurhasyim Bissemullah bersama Pejabat Fungsional Perencana dan Tim Teknis Bappeda Kabupaten Bima.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan secara bersinergi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Tim Balai Prasarana Permukiman Wilayah Nusa Tenggara Barat.
Dalam monitoring tersebut, tim meninjau langsung pelaksanaan pembangunan infrastruktur PISEW pada empat kawasan antardesa yang berada di empat kecamatan.
Empat kawasan yang menjadi sasaran monitoring yakni Kawasan Desa Keli–Desa Waduwani di Kecamatan Woha, Kawasan Desa Teke-Desa Ntonggu di Kecamatan Palibelo, Kawasan Desa Mandala–Desa Tawali di Kecamatan Wera, serta Kawasan Desa Kowo–Desa Buncu di Kecamatan Sape.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pekerjaan, sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan baik dari aspek fisik maupun administrasi berjalan sesuai ketentuan program.
Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Kabupaten Bima, Nurhasyim Bissemullah, mengatakan monitoring lapangan merupakan bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pelaksanaan PISEW berjalan sebagaimana mestinya.
"Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan seluruh tahapan kegiatan pembangunan fisik dan administratif berjalan sesuai dengan rencana teknis serta tepat waktu sesuai jadwal yang disepakati," ujarnya.
Menurutnya, monitoring tidak hanya dilakukan untuk melihat progres pekerjaan secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan teknis kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program di tingkat kawasan.
Melalui pemantauan langsung tersebut, berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dilakukan langkah perbaikan apabila ditemukan kendala di lapangan.
Nurhasyim menegaskan, pembangunan infrastruktur melalui PISEW memiliki arti penting karena dilaksanakan dengan pendekatan kawasan antardesa.
Keterhubungan antarwilayah desa dinilai dapat memberikan dampak terhadap mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga, terutama dalam memperlancar akses dan konektivitas kawasan perdesaan.
"Kami berharap infrastruktur yang dibangun melalui program PISEW ini nantinya dapat selesai dengan mutu yang baik, sehingga memberikan manfaat yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat luas dalam menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah perdesaan," ucapnya.
Bappeda Kabupaten Bima bersama instansi teknis terkait pun memastikan pengawalan terhadap pelaksanaan program terus dilakukan, sehingga pembangunan yang bersumber dari program PISEW dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masing-masing kawasan sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....