ASDP Lembar Hadirkan KMP Port Link, Buka Jalur Strategis Angkutan Logistik Jawa-NTB
- 15 Sep 2026 17:52 WIB
- Mataram
Poin Utama
- KMP Port Link membuka rute pelayaran baru menghubungkan Tanjung Wangi, Banyuwangi dengan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat untuk alternatif transportasi antara Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.
- Layanan kapal ini diproyeksikan membantu mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur penyeberangan Ketapang yang selama ini menjadi titik kemacetan utama.
- Rute baru ini juga dirancang untuk memperlancar suplai kebutuhan pokok dan komoditas dari wilayah Nusa Tenggara menuju Jawa, mendukung efisiensi distribusi logistik nasional.
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Kehadiran KMP Port Link yang melayani lintasan Tanjung Wangi, Banyuwangi menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, membuka alternatif baru bagi pergerakan kendaraan dan distribusi logistik antara Pulau Jawa dan Nusa Tenggara.
Layanan kapal tersebut tidak semata diarahkan sebagai pilihan perjalanan baru, tetapi juga diproyeksikan membantu mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur penyeberangan Ketapang sekaligus memperlancar suplai kebutuhan pokok dan komoditas dari wilayah Nusa Tenggara menuju Jawa.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Lembar, Lombok Barat, Anis Adinizam mengatakan, KMP Port Link merupakan bagian dari upaya ASDP menghadirkan jalur distribusi yang lebih efektif, khususnya bagi angkutan logistik.
"Yang utama adalah bagian dari solusi ASDP untuk memecahkan kepadatan dan mempercepat suplai logistik, baik dari Banyuwangi maupun dari Lembar," ujarnya, Selasa 15 September 2026.
Menurut Anis, keberadaan kapal tersebut juga memberikan pilihan perjalanan dengan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pengguna jasa. Tidak hanya kendaraan logistik, masyarakat yang melakukan perjalanan melalui lintasan tersebut juga dapat menikmati fasilitas yang tersedia di kapal.
Ia menyebut fasilitas yang disiapkan termasuk layanan premium untuk menunjang kenyamanan selama perjalanan, baik bagi pengemudi kendaraan angkutan maupun penumpang lainnya.
Momentum pengoperasian KMP Port Link juga dinilai cukup strategis karena bertepatan dengan periode aktivitas distribusi komoditas pertanian yang meningkat. Salah satunya memasuki masa panen raya bawang di Sumbawa yang membutuhkan dukungan transportasi untuk memperlancar pengiriman hasil produksi.
"Kalau melihat periode sampai Desember, termasuk musim panen raya bawang di Sumbawa, kapal ini merupakan salah satu solusi yang bagus karena bisa mengangkut logistik sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengemudi dan pengguna jasa lainnya," katanya.
Anis menegaskan, jalur tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas antardaerah, terutama hubungan transportasi antara Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.
Selain memperlancar mobilitas, konektivitas yang semakin kuat diharapkan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi. Distribusi barang yang lebih cepat dan efisien juga dinilai dapat membantu menjaga ketersediaan pasokan sehingga tekanan harga di daerah asal maupun tujuan dapat diminimalkan.
"Yang utama adalah memperkuat konektivitas antara Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta meminimalisir agar tidak terjadi inflasi, baik di Jawa maupun di Nusa Tenggara," tegasnya.
Dari sisi teknis, KMP Port Link memiliki panjang sekitar 130 meter dengan tonase sekitar 12 ribu. Kapal tersebut dirancang untuk mengakomodasi kendaraan maupun penumpang dalam jumlah besar.
Apabila seluruh ruang kendaraan digunakan untuk kendaraan berukuran kecil, kapasitasnya dapat mencapai sekitar 300 unit. Namun, untuk konfigurasi campuran yang didominasi kendaraan logistik, daya tampungnya berada pada kisaran 81 hingga 90 kendaraan.
Sementara kapasitas penumpangnya mencapai lebih dari 500 orang. Dengan kemampuan tersebut, KMP Port Link diharapkan tidak hanya menjadi alternatif untuk mengurangi beban lintasan penyeberangan yang padat, tetapi juga memperkuat rantai distribusi barang antara wilayah Nusa Tenggara dan Pulau Jawa.
"Kami berharap fasilitas dan layanan yang tersedia dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung mobilisasi dari Banyuwangi maupun Lembar," ucapnya, katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....