Bupati Tegaskan Lombok Timur Layak Disebut Daerah Religius

  • 10 Sep 2026 07:47 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan Kabupaten Lombok Timur sangat layak disebut sebagai daerah religius. Hal tersebut terlihat dari tingginya antusiasme masyarakat di berbagai desa dalam menyambut dan memperingati hari besar Islam, termasuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan itu disampaikan Bupati saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Mushola Al-Ikhlas Masbagik dan Masjid Azzaidah, Desa Kembang Kerang Daya, Kecamatan Aikmel, Rabu 9 September 2026. Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu gambaran kuatnya tradisi keagamaan yang terus hidup di tengah masyarakat Lombok Timur.

Bupati menyampaikan bahwa tradisi dan pemaknaan terhadap hari besar keagamaan merupakan bukti keteguhan iman sekaligus wujud rasa hormat masyarakat kepada Rasulullah SAW dan ajaran yang dibawanya. Atas peran aktif dan kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Lombok Timur ini sangat layak disebut sebagai daerah yang religius. Kita bisa melihat bagaimana masyarakat di berbagai desa begitu antusias menyambut dan merayakan hari-hari besar Islam," ungkapnya

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan marbot dan guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat. Bersama BAZNAS Lombok Timur, para marbot dan guru ngaji se-Kabupaten Lombok Timur telah didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan terhadap pekerja keagamaan.

Dikatakannya, marbot dan pekerja keagamaan termasuk kelompok pekerja rentan karena tidak memiliki gaji pensiun. Karena itu, kepesertaan dalam jaminan sosial diharapkan dapat memberikan perlindungan dan kepastian bagi keluarga apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan.

"Kita ingin para marbot dan guru ngaji yang selama ini mengabdi juga mendapatkan perlindungan. Mereka adalah pekerja yang rentan dan harus kita perhatikan kesejahteraannya," jelas Bupati

Bupati juga menekankan bahwa berbagai pencapaian pembangunan di Lombok Timur bukan merupakan hasil kerja individu, melainkan buah dari gotong royong seluruh pihak. Mulai dari kepala dinas, asisten, jajaran staf pemerintah hingga masyarakat memiliki peran masing-masing dalam mendorong kemajuan daerah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai keahlian dan kemampuan masing-masing. Menurutnya, kemajuan Lombok Timur membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

"Keberhasilan pembangunan ini bukan kerja satu orang. Semua punya peran, baik pemerintah maupun masyarakat, sehingga mari kita berikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan kita untuk Lombok Timur," ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyerahkan santunan bagi anak yatim melalui panitia peringatan Maulid Nabi. Santunan tersebut bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) masyarakat Lombok Timur yang dipercayakan melalui BAZNAS Lombok Timur.

"Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Zakat, infak dan sedekah masyarakat kita salurkan kembali untuk membantu saudara-saudara yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....