Persagi Didorong Perkuat Pemenuhan Gizi Masyarakat Lombok Timur

  • 10 Sep 2026 07:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Terbentuknya kepengurusan baru Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kabupaten Lombok Timur diharapkan menjadi kekuatan baru dalam mengawal pemenuhan gizi masyarakat. Keberadaan Persagi dinilai tidak hanya berkaitan dengan organisasi profesi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, khususnya dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas dan berkualitas.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persagi Kabupaten Lombok Timur periode 2026–2031 di Ballroom Kantor Bupati Lombok Timur. Rabu, 9 September 2026. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi para ahli gizi dalam memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Bupati menekankan pentingnya edukasi mengenai makanan bergizi dan beragam kepada masyarakat. Dikatakannya, makanan bergizi tidak selalu harus mahal, melainkan yang terpenting masyarakat memahami jenis makanan serta sumber pangan yang memiliki kandungan gizi sesuai kebutuhan tubuh.

"Jangan hanya kita merasa hebat di dalam organisasi, tetapi tidak hebat dalam melayani masyarakat. Keliling, berikan edukasi dan pendidikan tentang makanan beragam, tentang sumber gizi dan dari mana saja kita mendapatkannya," ucapnya

Lombok Timur, lanjut Bupati, memiliki potensi besar dalam menyediakan berbagai bahan pangan yang dapat mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Karena itu, pemerintah, ahli gizi dan petani perlu membangun kolaborasi agar ketersediaan bahan pangan bergizi dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ia menilai hampir seluruh kebutuhan pangan dapat dikembangkan di Lombok Timur, meskipun masih terdapat sejumlah komoditas yang membutuhkan penguatan sumber daya dan keahlian, salah satunya kedelai. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang beragam dan bergizi.

"Antara pemerintah, Persagi, dan petani yang menyiapkan beragam bahan makanan harus bisa berkolaborasi dan berjalan beriringan," ujarnya

Bupati juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pemenuhan gizi tidak boleh hanya ditujukan kepada ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita. Masyarakat secara umum harus mendapatkan akses terhadap makanan bergizi agar dapat menjaga kesehatan dan mendukung peningkatan kualitas hidup.

Ia berharap sinergi pemerintah bersama Persagi semakin diperkuat, terutama dalam memberikan edukasi dan pendampingan melalui puskesmas, posyandu serta berbagai kegiatan di tengah masyarakat. Peran ahli gizi diharapkan semakin dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan yang aktif dan berkelanjutan.

Bupati juga meminta jajaran kesehatan untuk bekerja lebih cepat dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dikatakannya, persoalan kesehatan dan gizi tidak dapat ditunda karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi yang akan datang.

"Teman-teman kesehatan harus bekerja cepat, bekerja keras, dan cepat melayani masyarakat. Tidak bisa nanti dulu," ucapnya

Ia menambahkan, pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini sangat penting bagi tumbuh kembang anak, termasuk perkembangan otak. Dengan asupan makanan bergizi dan beragam, anak-anak Lombok Timur diharapkan dapat tumbuh sehat, cerdas dan menjadi generasi berkualitas di masa depan.

Bupati menyambut baik kehadiran dan peran Persagi di Lombok Timur. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Persagi diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus meningkatkan peran ahli gizi dalam memberikan edukasi, pendampingan dan pelayanan gizi kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pelantikan tersebut dihadiri sekitar 200 ahli gizi yang tersebar di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Lombok Timur. Hadir pula jajaran DPD Persagi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang sekaligus melantik kepengurusan DPC Persagi Kabupaten Lombok Timur.dw

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....