4.617 Pendaki Bakal Naik Rinjani Selama Booking Online Ditutup
- 04 Sep 2026 13:21 WIB
- Mataram
Poin Utama
- TNGR menutup booking online pendakian Rinjani mulai 1 September 2026 karena risiko kebakaran.
- Sebanyak 4.617 pendaki yang sudah booking tetap diperbolehkan naik dengan pengawasan dan pembatasan ketat.
RRI.CO.ID, Mataram - Penutupan booking online pendakian Gunung Rinjani mulai 1 September 2026 tidak serta-merta menghentikan aktivitas pendakian. Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mencatat sebanyak 4.617 pendaki telah melakukan booking online untuk periode September 2026.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.260 pendaki merupakan warga negara Indonesia dan 3.357 lainnya warga negara asing.
Kepala Subbagian Tata Usaha BTNGR, Astekita Ardiaristo, mengatakan pendaki yang telah melakukan booking dan pembayaran sebelum 1 September tetap diperbolehkan melakukan pendakian.
“Yang sudah booking tetap bisa mendaki. Namun, aktivitas di kawasan akan kami atur secara terbatas untuk menekan risiko kebakaran,” kata Astekita, Jumat, 4 September 2026.
Menurut dia, penutupan booking online melalui aplikasi eRinjani dilakukan karena meningkatnya risiko kebakaran di tengah musim kemarau. TNGR akan mengevaluasi kondisi kawasan setiap pekan sebelum menentukan kebijakan selanjutnya.
Selain menghentikan booking baru, TNGR memperketat patroli dan pengawasan di sejumlah titik kawasan Rinjani. Sosialisasi mengenai bahaya kebakaran juga dilakukan kepada pendaki, masyarakat sekitar, dan pelaku wisata.
Selama di Gunung Rinjani, pendaki diminta memastikan bara rokok benar-benar padam dan tidak meninggalkan sumber api yang berpotensi memicu kebakaran. “Pencegahan kami perkuat, termasuk patroli dan mengingatkan pendaki agar lebih berhati-hati menggunakan api,” ujarnya.
TNGR juga mengingatkan adanya sanksi bagi pihak yang menyebabkan kebakaran sesuai ketentuan perlindungan hutan. Kebijakan pembukaan terbatas ini akan dievaluasi secara berkala dengan mempertimbangkan tingkat risiko kebakaran, kondisi musim kemarau, serta perkembangan kejadian kebakaran di kawasan Rinjani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....