PWI NTB Perkuat Profesionalisme Wartawan lewat OKK dan UKW

  • 01 Sep 2026 16:00 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar rangkaian Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) serta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi dan profesionalisme wartawan sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap organisasi.

OKK dijadwalkan berlangsung Kamis 10 September 2026 mulai pukul 08.00 Wita di Aula Lantai 6 Gedung Kantor Pusat Bank NTB Syariah. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan UKW selama dua hari, yakni 11-12 September 2026.

Pelaksanaan OKK merupakan tindak lanjut atas instruksi PWI Pusat mengenai kewajiban pembekalan bagi pengurus PWI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Peserta yang ditargetkan mengikuti kegiatan ini terdiri atas calon peserta UKW, pengurus PWI Provinsi NTB, serta pengurus PWI kabupaten/kota se-NTB.

Ketua PWI NTB Ahmad Ikliluddin mengatakan OKK penting untuk memberikan pembekalan kepada anggota, khususnya dalam memperkuat kompetensi, integritas, dan pemahaman mengenai keorganisasian.

Menurutnya, sertifikat OKK juga menjadi salah satu persyaratan penting dalam mengikuti berbagai agenda PWI Pusat.

"Sertifikat OKK menjadi syarat mutlak untuk mengikuti seluruh agenda PWI Pusat, mulai dari Porwanas (Pekan Olahraga Wartawan Nasional), reaktivasi kartu anggota, hingga proses naik jenjang keanggotaan," ujar Ahmad Ikliluddin.

Sementara itu, UKW yang digelar setelah OKK akan diikuti 54 wartawan. Mereka terbagi dalam tiga jenjang kompetensi, yakni 18 peserta jenjang Muda, 24 peserta jenjang Madya, dan 12 peserta jenjang Utama.

Ahmad mengatakan pelaksanaan UKW diharapkan dapat mendorong wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan jurnalistik dalam menjalankan tugasnya. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan teknis sekaligus pemahaman terhadap prinsip dan etika profesi.

Rangkaian OKK dan UKW tersebut diharapkan mampu melahirkan wartawan yang tidak hanya memiliki kemampuan jurnalistik, tetapi juga memahami Kode Etik Jurnalistik, memiliki integritas, serta tertib dalam aspek keorganisasian.

PWI NTB menilai peningkatan kapasitas wartawan menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pers sekaligus memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat diproduksi secara profesional dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....