Kebakaran di Pasar Keruak Dua Ruko Terbakar Kerugian Ratusan Juta
- 31 Agt 2026 14:59 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Dua ruko di kawasan Pasar Keruak, Kabupaten Lombok Timur, terbakar dalam insiden kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik pada dini hari, Senin 31 Agustus 2026. Kebakaran menghanguskan toko sembako dan merembet ke bagian atap toko yang menjual emas.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Lombok Timur, Satijah, menjelaskan kebakaran diketahui warga yang masih beraktivitas di sekitar pasar setelah melihat api muncul dari dalam toko sembako yang telah ditutup dan ditinggalkan pemiliknya. Karena pintu toko dalam kondisi terkunci, warga tidak dapat langsung melakukan pemadaman sehingga api semakin membesar dan menghanguskan barang dagangan di dalam toko.
“Api awalnya terlihat dari toko sembako yang sudah ditutup. Karena pintunya terkunci, warga tidak bisa langsung masuk untuk memadamkan api sehingga api semakin membesar dan kemudian merembet ke toko sebelah,” ucap Satijah. .
Api kemudian menjalar hingga ke bagian atap toko yang menjual emas. Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Timur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkarmat Lombok Timur mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dengan 15 personel ke lokasi. Petugas melakukan assessment, pemadaman, serta pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang dapat memicu kebakaran susulan.
“Petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga dan melakukan pemadaman sampai kondisi benar-benar terkendali,” kata Satijah
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materiil sementara ditaksir sekitar Rp100 juta dengan pemilik toko diketahui bernama Faisal.
Satijah menyebut penyebab kebakaran masih berdasarkan perkiraan awal, yakni korsleting listrik yang berasal dari kulkas yang masih teraliri listrik saat toko ditinggalkan. “Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik dari kulkas yang masih teraliri listrik,” ujarnya
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan terkendali. Dalam penanganan tersebut, petugas juga menghadapi sejumlah keterbatasan peralatan, di antaranya kekurangan senter serta alat pelindung diri (APD) yang sebagian sudah tidak layak dan jumlahnya masih kurang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....