Desil Naik, Sejumlah Warga KLU Kehilangan Bansos, Dinsos Buka Ruang Sanggahan
- 31 Agt 2026 08:36 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Perubahan data kesejahteraan masyarakat mulai berdampak pada status penerima bantuan sosial di Kabupaten Lombok Utara. Sejumlah warga yang sebelumnya menerima bansos kini tidak lagi mendapatkan bantuan setelah hasil pemutakhiran data menunjukkan adanya perubahan desil kesejahteraan.
Kondisi tersebut memunculkan sanggahan dari masyarakat, terutama mereka yang merasa kondisi ekonomi keluarganya masih tergolong layak menerima bantuan.
Pekerja Sosial Ahli Muda pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Lombok Utara, Imam Fathoni, membenarkan adanya sanggahan dari masyarakat terkait perubahan status penerima bantuan.
“Memang ada sanggahan dari masyarakat, terutama yang desilnya naik,” kata Fathoni saat dikonfirmasi, Senin 31 Agustus 2026.
Fathoni menjelaskan, perubahan status penerima bansos tidak dilakukan secara sepihak. Penentuan desil masyarakat berasal dari hasil pendataan yang kemudian dilakukan pemadanan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS).
Karena itu, ketika terjadi perubahan desil, pemerintah tidak serta-merta dapat mengubahnya hanya berdasarkan laporan atau keberatan masyarakat.
Meski demikian, masyarakat tetap diberikan ruang untuk menyampaikan sanggahan apabila menilai data yang tercatat tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.
Dinsos KLU bersama pendamping sosial akan melakukan ground check atau pemeriksaan langsung ke lapangan terhadap masyarakat yang mengajukan sanggahan.
Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kondisi sosial ekonomi warga sesuai dengan data yang digunakan dalam penentuan status penerima bansos.
“Ground check itu peninjauan kembali kepada masyarakat dalam perubahan desil,” pungkasnya.
Ia mengatakan, masyarakat tidak perlu langsung menganggap perubahan status bantuan sebagai keputusan yang tidak dapat dipertanyakan. Jika terdapat ketidaksesuaian, warga dapat menyampaikan sanggahan melalui pendamping sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....