Pramuka Lombok Barat Didorong Jadi Penggerak Kreativitas Generasi Muda
- 31 Agt 2026 08:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Gerakan Pramuka di Lombok Barat tidak hanya dipandang sebagai wadah pembentukan karakter dan kedisiplinan. Di tengah masih rendahnya rata-rata lama sekolah, organisasi kepanduan tersebut didorong mengambil peran lebih besar untuk menggerakkan generasi muda agar tidak berhenti mengejar pendidikan.
Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Pramuka Kwartir Cabang Lombok Barat di Alun-Alun Giri Menang Park, Sabtu malam, 29 Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Nurul Adha menyoroti persoalan anak usia sekolah yang belum mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, termasuk gerakan Pramuka.
Ia mengaku menemukan langsung gambaran persoalan tersebut ketika mengunjungi warga kurang mampu di Desa Kebon Ayu beberapa hari sebelumnya. Di lokasi itu, ia mendapati seorang pemuda berusia 19 tahun yang pendidikan formalnya hanya sampai tingkat sekolah dasar.
Kondisi tersebut, menurut Nurul Adha, menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk memastikan anak-anak Lombok Barat memperoleh kesempatan pendidikan yang layak.
"Ini adalah kondisi yang memprihatinkan. Oleh karenanya, kalian harus menjadi pelopor-pelopor yang menggerakkan kreativitas anak-anak muda, memiliki jiwa nasionalisme, mencintai bangsa Indonesia, serta mencintai Lombok Barat," ujar Nurul Adha.
Nurul Adha menyebut rata-rata lama sekolah masyarakat Lombok Barat saat ini berada pada angka 7,3 tahun. Angka tersebut dinilai masih membutuhkan perhatian serius karena pendidikan menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, ia mendorong kegiatan kepramukaan diperkuat di lingkungan sekolah, terutama sejak tingkat SD hingga SMP. Aktivitas Pramuka dinilai memiliki potensi besar dalam membentuk karakter anak melalui kedisiplinan, kerja sama, keberanian menghadapi tantangan, serta kreativitas.
Menurut dia, nilai-nilai tersebut dapat menjadi modal penting bagi anak-anak untuk memiliki motivasi belajar sekaligus membangun cita-cita yang lebih tinggi.
"Kalian harus terus semangat belajar dan mengejar cita-cita karena masa depan Lombok Barat ada di tangan generasi muda," katanya menegaskan.
Lebih jauh, Nurul Adha mengingatkan anggota Pramuka bahwa kegiatan yang mereka jalani hari ini merupakan bagian dari proses mempersiapkan calon pemimpin Lombok Barat di masa mendatang.
Ia membayangkan para anggota Pramuka yang kini masih berada di bangku sekolah kelak akan mengisi berbagai posisi strategis dalam pemerintahan maupun kehidupan masyarakat. Mulai dari kepala daerah, wakil kepala daerah, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah.
Karena itu, ia meminta generasi muda tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan masing-masing.
Pramuka juga diharapkan menjadi ruang bagi anak muda untuk melahirkan gagasan kreatif, memperkuat rasa kebangsaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial di sekitarnya.
Di penghujung sambutannya, Nurul Adha menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65. Ia berharap gerakan Pramuka Lombok Barat semakin berkembang dan mampu mengambil peran nyata dalam membangun kualitas generasi muda.
"Selamat Hari Pramuka ke-65. Teruslah menjadi pionir kebaikan dan ikut membangun kecerdasan anak-anak bangsa di Lombok Barat," ucapnya, katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....