Harga Naik, Daya Beli Warga Mataram Tetap Tinggi
- 28 Agt 2026 16:05 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Daya beli masyarakat Kota Mataram dinilai tetap tinggi meski harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan menjelang perayaan Maulid. Kondisi tersebut terlihat dari meningkatnya aktivitas transaksi di Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan, sejak sepekan terakhir, mulai pagi hingga sore hari.
Kepala Pasar Kebon Roek, Malwi, mengatakan ramainya aktivitas pasar menjadi indikator bahwa masyarakat tetap memenuhi kebutuhan konsumsi meski harga komoditas tertentu nnaik
“Sejak sepekan terakhir pasar mulai ramai dari pagi sampai sore. Ini menunjukkan daya beli masyarakat masih tinggi,” katanya, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurut Malwi, ayam kampung menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diburu warga. Harganya bahkan mengalami kenaikan hingga sekitar 100 persen, tetapi permintaan tetap tinggi. Di Pasar Kebon Roek, ayam kampung tersedia dalam kondisi hidup maupun sudah dipotong dan dibersihkan sesuai permintaan pembeli.
“Banyak warga yang antre membeli karena saat Maulid kebutuhan konsumsi meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, harga daging sapi pada Jumat mencapai Rp137 ribu per kilogram untuk paha depan (chuck), Rp152 ribu per kilogram untuk paha belakang, dan Rp92 ribu per kilogram untuk tetelan. Harga ayam broiler/ras berada di kisaran Rp42 ribu-Rp50 ribu per kilogram, sedangkan ayam kampung dijual sekitar Rp77 ribu hingga Rp100 ribu per ekor, tergantung ukuran.
Malwi mengatakan peningkatan aktivitas belanja juga dipengaruhi tradisi masyarakat saat Maulid yang biasanya menggelar dzikir bersama dan menjamu kerabat di rumah. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan bahan makanan di pasar tradisional.
“Musim Maulid seperti pengalaman sebelumnya memang membuat pasar tradisional selalu ramai. Banyak warga membeli kebutuhan karena ada tamu dan acara makan bersama,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....