Pemkab Bima Gencarkan Vaksinasi Rabies di 18 Kecamatan
- 27 Agt 2026 16:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan penyakit rabies melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut melibatkan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima.
Kepala BPBD Kabupaten Bima, Abdul Muis mengatakan penanganan rabies tidak hanya berfokus pada korban gigitan, tetapi juga harus dilakukan sejak awal melalui pencegahan terhadap Hewan Penular Rabies (HPR).
Menurutnya, pencegahan dilakukan melalui vaksinasi terhadap hewan seperti anjing, kucing dan kera. Vaksinasi dilaksanakan secara massal maupun dengan sistem door to door untuk menjangkau HPR yang berada di lingkungan masyarakat.
"Pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama. Selain vaksinasi terhadap hewan, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi agar mengetahui bahaya rabies dan langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gigitan," kata Abdul Muis.
Ia menjelaskan, pemerintah juga menyediakan pelayanan vaksinasi rabies secara gratis bagi HPR. Pelayanan tersebut dilakukan melalui kegiatan vaksinasi keliling maupun pelayanan stasioner di kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Selain vaksinasi, pengawasan terhadap populasi HPR juga menjadi bagian penting dalam upaya pengendalian rabies di Kabupaten Bima.
Abdul Muis menegaskan, pemerintah menargetkan pelaksanaan vaksinasi massal di 18 kecamatan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan cakupan vaksinasi HPR sekaligus menekan potensi penyebaran rabies di tengah masyarakat.
“Targetnya seluruh 18 kecamatan dapat menjadi sasaran vaksinasi massal. Ini merupakan langkah pencegahan agar risiko penularan rabies dapat ditekan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan membawa hewan peliharaan untuk mendapatkan vaksinasi serta segera melaporkan apabila menemukan HPR yang menunjukkan gejala mencurigakan.
Menurut Abdul Muis, keberhasilan pengendalian rabies membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama. Kesadaran masyarakat dalam menjaga dan mengawasi hewan peliharaan menjadi salah satu kunci utama pencegahan.
Dengan langkah terpadu tersebut, Pemkab Bima berharap kasus rabies dapat dicegah sedini mungkin dan masyarakat dapat terlindungi dari ancaman penyakit zoonosis tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....