Wagub NTB Buka Pasar Murah di Bima, Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Terjangkau

  • 22 Agt 2026 06:13 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Wagub NTB Indah Damayanti Putri membuka Pasar Murah Serentak di Desa Tambe, Bima, untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga terjangkau.
  • Kegiatan ini digelar serentak di 10 kabupaten/kota dengan melibatkan Bulog, Pertamina, dan Bank Indonesia.

RRI.CO.ID, Bima - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Damayanti Putri membuka Pasar Murah Serentak di Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Jumat, 21 Agustus 2026. Pemerintah menggelar pasar murah untuk memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan terjangkau masyarakat.

Pasar murah tersebut digelar serentak di 10 kabupaten/kota di NTB dengan melibatkan Perum Bulog, Pertamina, dan Bank Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan kebutuhan pokok tersedia di pelosok desa dan masyarakat mendapatkannya dengan harga yang terjangkau,” kata Indah.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan di Desa Tambe juga diisi sosialisasi ketersediaan LPG dan program konversi dari LPG tabung hijau ke Bright Gas. Pertamina memastikan penambahan pasokan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.

Indah mengatakan pasar murah merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dengan lembaga dan badan usaha milik negara. Menurut dia, kegiatan serupa perlu terus dilanjutkan pemerintah kabupaten dan kota hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Pasar murah ini bukan hanya kegiatan sesaat, tetapi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Indah juga berdialog dengan masyarakat dan kepala dusun. Warga menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari kebutuhan fasilitas sosial, sarana kegiatan masyarakat, perbaikan infrastruktur lingkungan hingga dukungan terhadap kegiatan olahraga desa.

Salah satu ketua RT menyampaikan kebutuhan kursi untuk mendukung kegiatan kemasyarakatan. Indah kemudian memberikan dukungan sebanyak 50 kursi.

Kegiatan di Desa Tambe juga dikaitkan dengan program Desa Berdaya Pemprov NTB. Desa Tambe diarahkan menjadi salah satu desa yang mendapat intervensi program tersebut dengan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan yang turut hadir menekankan pentingnya memasukkan potensi budaya lokal dalam pengembangan Desa Berdaya. Tradisi, seni, bahasa, kuliner, kerajinan, sejarah lokal, pengetahuan tradisional, dan komunitas budaya dinilai dapat menjadi modal sosial sekaligus kekuatan ekonomi desa.

“Desa tidak hanya perlu diberdayakan secara ekonomi, tetapi juga diperkuat identitas, pengetahuan, tradisi dan kreativitas masyarakatnya,” katanya.

Pasar Murah Serentak di Desa Tambe ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis dan doa bersama. Pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat di tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....