KMP Putri Yasmin Terbakar, 1 Meninggal, Posko DVI Polda NTB Dibuka di Lembar
- 14 Agt 2026 12:32 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Polda NTB kerahkan Tim DVI identifikasi korban kebakaran Kapal Ferry Putri Yasmin
- 176 selamat, 1 meninggal, posko dibuka di Lembar dan RSUD Provinsi
RRI.CO.ID, Mataram - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat melakukan penanganan dan identifikasi korban pascakebakaran KMP Putri Yasmin yang terjadi di perairan penyeberangan Lombok-Bali, Selasa 11 Agustus 2026. Insiden kebakaran tersebut memaksa seluruh penumpang, anak buah kapal (ABK), dan kru dievakuasi ke dua titik, yakni Pelabuhan Padangbai di Bali dan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., menyampaikan bahwa sebanyak 35 orang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Padangbai dalam kondisi selamat.
"Sementara di Pelabuhan Lembar, sebanyak 177 orang dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 176 orang dinyatakan selamat, sedangkan satu orang penumpang meninggal dunia," ujar Kholid.
Untuk mempercepat proses identifikasi, Tim Biddokkes Polda NTB mendirikan dua posko sekaligus. Posko Ante Mortem didirikan di Pelabuhan Lembar guna menghimpun data korban selamat dan keterangan keluarga, sementara Posko Post Mortem dibuka di Gedung RSUD Provinsi NTB untuk menangani korban meninggal dunia.
Kholid menegaskan, pendirian kedua posko tersebut merupakan bagian dari prosedur standar DVI yang bertujuan memastikan proses identifikasi korban berjalan tepat dan akurat.
Tim DVI Polda NTB turut berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan penanganan korban berjalan sesuai prosedur. Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam memberikan kepastian informasi kepada pihak keluarga korban.
"Polda NTB memastikan proses penanganan dan identifikasi korban terus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan ketelitian serta kemanusiaan," pungkas Kholid.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....