Destinasi Wisata Mataram Dikembangkan dengan Konsep Tematik
- 14 Agt 2026 14:34 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Dinas Pariwisata Kota Mataram terus memperkuat promosi destinasi wisata melalui konsep tematik yang disesuaikan dengan potensi dan karakter masing-masing kawasan. Pendekatan ini dinilai lebih efektif karena tema wisata yang diangkat telah tumbuh dari masyarakat dan aktivitas yang berkembang di destinasi tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra mengatakan, salah satu tema yang kini didorong adalah camping ground dan wisata alam. Konsep tersebut dikembangkan karena aktivitas berkemah dinilai semakin diminati wisatawan yang mencari suasana lebih tenang, aman, dan asri.
“Kita bukan mulai dari nol, tetapi membantu mengangkat dan mempromosikan apa yang sudah tumbuh dari daerah dan masyarakat,” ujarnya Jumat 14 Agustus 2026.
Pengembangan wisata tematik juga terlihat dari meningkatnya aktivitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Sejumlah lokasi seperti di kawasan Hutan Kota Giong Siu Babakan bahkan mulai dimanfaatkan untuk kegiatan wedding dan garden party, hingga kegiatan mahasiswa,
"Kami terus membenahi fasilitas dan promosi dengan membranding kawasan dengan mengangkat potensi yang ada," katanya.
Setiap destinasi juga diarahkan memiliki pasar yang berbeda. Taman Mayura, misalnya, dikembangkan dengan aktivitas yoga yang menyasar masyarakat, khususnya perempuan yang ingin berolahraga, sedangkan kawasan Kota Tua Ampenan lebih diarahkan bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah dan budaya. Sementara Loang Baloq memiliki karakter wisata keluarga dan aktivitas yang berkaitan dengan budaya serta kebersihan lingkungan.
"Tematik yang di destinasi wisata tentu sangat berdampak pada peningkatan angka kunjungan, di taman naturalisasi juga sekarang sering kita jumpai wisatawan mancanegara," ujar Cahya.
Cahya menegaskan, pola tematik tersebut menjadi strategi pemerintah untuk menghidupkan destinasi berdasarkan potensi yang sudah ada.Dengan pendekatan itu, promosi pariwisata Mataram diharapkan tidak hanya berorientasi pada kunjungan, tetapi juga memperkuat aktivitas ekonomi dan keterlibatan masyarakat di setiap destinasi.
“Masing-masing destinasi ini tematik yang akan kita angkat dan tumbuh dari daerah itu sendiri serta masyarakat di sana,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....