Mataram Masih Aman dari Dampak Kekeringan

  • 12 Agt 2026 20:31 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram memastikan kondisi wilayah masih aman dari dampak kekeringan ekstrem meski fenomena El Nino masih berlangsung. Hasil rapat koordinasi dan pemantauan lapangan menunjukkan ketersediaan air bersih dan pasokan irigasi di enam kecamatan masih berjalan normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Budi Wartono mengatakan, kondisi sumur warga dan saluran irigasi sawah masih berair sehingga belum ditemukan lahan pertanian yang gagal panen maupun tidak dapat ditanami akibat kekurangan air.

“Sampai saat ini belum ada laporan kekeringan yang berdampak signifikan terhadap warga maupun pertanian,” katanya, Rabu 12 Agustus 2026.

Untuk mengantisipasi kemungkinan kebutuhan air meningkat, BPBD menyiagakan 30.000 liter air bersih di enam kantor camat se-Kota Mataram. Setiap kantor camat dilengkapi tandon berkapasitas 5.000 liter sehingga dapat digunakan untuk merespons cepat laporan masyarakat yang membutuhkan air untuk konsumsi maupun kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK).

Budi menjelaskan, pengisian tandon akan didukung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), sementara BPBD juga berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Sosial untuk memastikan kesiapan logistik.

"Ini menjadi bagian dari mitigasi karena berdasarkan prediksi BMKG, El Nino diperkirakan baru berakhir paling cepat pada awal November 2026," kata Budi

Di sisi lain, evaluasi Dinas PUPR menunjukkan volume air sungai di Kota Mataram memang mengalami sedikit penyusutan, tetapi debit air dari hulu masih aman dan berfungsi normal untuk mengairi sawah hingga masa panen. Kondisi tersebut membuat BPBD menilai Mataram masih berada dalam kondisi terkendali.

"Kita tetap menyiagakan pasokan air sebagai langkah antisipasi apabila kemarau semakin panjang," ujar Budi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....