KMP Putri Yasmin Terbakar, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi

  • 12 Agt 2026 10:38 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) intensif digelar menyusul insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok pada Rabu, 12 Agustus 2026 pagi. Tim SAR gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi seluruh penumpang dan kru kapal.

Berdasarkan rilisnya, Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.15 WITA ketika KMP Putri Yasmin tengah berlayar dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Laporan keadaan darurat diterima Kantor SAR Mataram pada pukul 04.39 WITA.

Merespons laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera mengerahkan sejumlah armada menuju lokasi kejadian. Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan keselamatan seluruh penumpang dan kru menjadi prioritas utama dalam operasi tersebut.

"Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujar Muhamad Hariyadi.

Untuk memperkuat proses evakuasi, Kantor SAR Mataram juga berkoordinasi dengan Kantor SAR Denpasar. Tim SAR Denpasar turut mengerahkan KN SAR Arjuna ke lokasi.

Tak hanya melalui jalur laut, pemantauan juga diperluas dari udara. Helikopter dari SGi Air Bali dikerahkan untuk membantu memantau situasi di sekitar lokasi kejadian sekaligus mendukung upaya pencarian dan evakuasi.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur dan potensi SAR. Di antaranya Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yacht, SGi Air Bali, masyarakat setempat, serta unsur terkait lainnya.

Sinergi antarpihak dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi dan memastikan seluruh korban yang terdampak insiden dapat ditangani dengan cepat.

Hingga Rabu pagi, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi. Operasi terus dilakukan dengan mengerahkan armada laut dan dukungan pemantauan dari udara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....