Pemkab Loteng Siapkan Lahan untuk SPAM Cerorong-Danau Biru
- 12 Agt 2026 10:07 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyiapkan anggaran pembebasan lahan pada APBD Perubahan 2026 sebagai salah satu syarat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Cerorong-Danau Biru. Langkah tersebut diharapkan mempercepat realisasi proyek penyediaan air bersih bagi masyarakat.
Direktur PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah, Bambang Supratomo, mengatakan Bupati telah menyetujui penganggaran pembebasan lahan. Namun, besaran anggaran belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil appraisal atau penilaian harga lahan.
"Nominalnya belum bisa ditentukan karena bergantung pada hasil appraisal dan proses negosiasi dengan pemilik lahan. Itu menjadi kewenangan pemerintah daerah," ujarnya belum lama ini.
Bambang menjelaskan, terdapat tiga titik lahan yang akan dibebaskan. Lokasi dengan kebutuhan lahan terbesar berada di wilayah Pemepek sebagai lokasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA). Sementara dua titik lainnya berada di Spakek, Peringgerakte, dan Cerorong untuk pembangunan reservoir.
Menurut dia, kebutuhan lahan untuk pembangunan IPA sekitar 50 are. Luasan tersebut lebih kecil dibanding usulan awal yang mencapai satu hektare. Adapun lahan untuk reservoir diperkirakan hanya sekitar 10 hingga 20 are.
Ia menambahkan, lokasi pembangunan telah ditetapkan berdasarkan desain teknis sehingga berada pada posisi yang paling sesuai dengan sumber mata air. Setelah proses appraisal selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan tahap negosiasi dan transaksi dengan pemilik lahan.
| Baca juga: Kodim Loteng Gelar Patroli Skala Besar |
"Pembebasan lahan menjadi salah satu syarat utama agar usulan pembangunan SPAM Cerorong-Danau Biru dapat direalisasikan," katanya.
Sementara itu, Anggota DPRD Lombok Tengah Muhalif menyatakan pihaknya mendukung pengalokasian anggaran pembebasan lahan agar proyek tersebut segera terealisasi. Menurutnya, pembangunan SPAM menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Selain pembebasan lahan, DPRD juga mendorong adanya dukungan anggaran bagi PDAM untuk perbaikan jaringan pipa maupun infrastruktur pendukung lainnya guna meningkatkan pelayanan air bersih.
Muhalif mengatakan rencana penganggaran tersebut telah dibahas bersama DPRD dan diupayakan masuk dalam APBD Perubahan 2026 sehingga proses pembangunan dapat segera berjalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....