Pendataan Perlinsos Kekalik Jaya Baru 31 Persen
- 11 Agt 2026 15:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, berpacu menuntaskan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebelum batas waktu 31 Agustus 2026. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, pendataan baru mencakup 1.997 dari 3.839 kepala keluarga (KK) atau sekitar 31,18 persen, sehingga masih ada 1.842 KK yang harus didata di enam lingkungan.
Lurah Kekalik Jaya Syafruddin mengatakan percepatan dilakukan dengan mengerahkan 24 petugas yang turun langsung dari rumah ke rumah. Petugas terdiri atas kader lingkungan dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu yang bertugas menghimpun sekaligus memastikan kesesuaian data dengan kondisi masyarakat.
“Sudah 1.997 KK. Persentasenya baru 31,18 persen,” katanya, Selasa 11 Agustus 2026.
Pendataan secara langsung dinilai penting karena petugas tidak sekadar mencatat informasi, tetapi juga memberikan pemahaman kepada warga mengenai tujuan pendataan Perlinsos. Data yang dihimpun diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh sehingga pemerintah memiliki dasar yang lebih akurat dalam menyusun kebijakan perlindungan sosial.
Namun, upaya mengejar target masih menghadapi kendala berupa penolakan sebagian warga. Menurut Syafruddin, sejumlah masyarakat belum memahami tujuan pendataan dan menganggap proses tersebut hanya diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan bantuan.
“Kita melakukan input data. Mungkin dari kader juga belum terlalu optimal dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan waktu yang tersisa hingga akhir Agustus, Kelurahan Kekalik Jaya akan terus mengintensifkan kunjungan lapangan untuk mengejar 1.842 KK yang belum terdata. Syafruddin berharap masyarakat bersedia menerima petugas dan memberikan informasi yang diperlukan agar seluruh data dapat dihimpun tepat waktu.
“Pendataan ini bukan berarti warga akan langsung menerima bantuan, tetapi untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi masyarakat secara menyeluruh,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....