DLH Prioritaskan Paving Plastik untuk Fasilitas Umum

  • 05 Agt 2026 08:43 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram kembali mengoperasikan produksi paving block berbahan baku sampah plastik di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya setelah sempat terhenti sekitar dua bulan akibat kerusakan alat pembakar. Kini, dua unit mesin pencetak kembali bekerja dengan kapasitas produksi sekitar 100 hingga 200 keping paving block per hari untuk mendukung pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai guna.

Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan pasokan sampah plastik sebagai bahan baku saat ini sangat mencukupi. Namun, pihaknya sengaja membatasi jumlah produksi agar tidak melebihi kemampuan mesin dan menjaga usia operasional peralatan.

"Sekarang kita mulai produksi lagi sekitar 100 sampai 200 paving block per hari. Kalau dipaksakan lebih banyak, kasihan mesinnya sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kapasitas," ujarnya, Selasa 4 Agustus 2026.

Menurut Denny, paving block hasil daur ulang tersebut belum dipasarkan secara komersial. Sesuai arahan Wali Kota Mataram, seluruh hasil produksi diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan fasilitas umum, seperti jalan lingkungan.

"Perintah Pak Wali, paving block ini jangan dijual dulu. Kita manfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan dan fasilitas umum," kata Denny sapaan akrabnya.

Proses produksi paving block dinilai cukup efisien karena hampir 90 persen menggunakan sistem mekanis. Petugas hanya bertugas memasukkan bahan ke mesin dan memindahkan hasil cetakan ke kolam pendingin agar paving block cepat mengeras.

"Dengan sistem tersebut, Kami tidak memerlukan tambahan tenaga kerja khusus dalam proses produksi," jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....