Festival Seni Bulan Kebudayaan Digelar di Setiap Kecamatan KLU

  • 29 Jul 2026 10:27 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Lombok Utara memasuki babak baru. Pemerintah Kabupaten Lombok Utara resmi mengubah konsep Pekan Apresiasi Budaya (PAB) menjadi Bulan Kebudayaan, sebuah rangkaian kegiatan seni dan budaya yang berlangsung selama sebulan penuh dan digelar secara bergilir di seluruh kecamatan.

Perubahan konsep tersebut ditandai dengan pembukaan Festival Seni Bulan Kebudayaan oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., di Amphitheater Kayangan, Selasa 28 Juli 2026. Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) M. Najib, M.Pd., unsur Muspika Kayangan, para kepala desa, tokoh masyarakat, pegiat seni, serta ratusan warga.

Bupati Najmul mengatakan, Bulan Kebudayaan menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi pelestarian seni dan budaya lokal. Jika sebelumnya kegiatan budaya hanya dipusatkan di satu lokasi selama sepekan, kini setiap kecamatan memiliki kesempatan menjadi tuan rumah dan menampilkan identitas budayanya masing-masing.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap budaya daerah sekaligus mendorong pemerataan aktivitas ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan berbagai kegiatan seni.

Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara juga menjadi alasan pemerintah daerah berencana memperbanyak kegiatan serupa di masa mendatang.

"Saya dan Pak Wakil Bupati sudah berunding. Melihat semangat masyarakat yang begitu tinggi menghadiri setiap perlombaan dan pertunjukan, Insya Allah kegiatan seperti ini akan lebih sering kami hadirkan di setiap kecamatan," kata Najmul.

Sementara itu, Kepala Dikbudpora Lombok Utara, M. Najib, menjelaskan bahwa transformasi PAB menjadi Bulan Kebudayaan merupakan langkah strategis agar kemeriahan HUT daerah tidak hanya dirasakan masyarakat di ibu kota kabupaten.

Menurutnya, sejak konsep tersebut diterapkan, berbagai agenda budaya telah sukses diselenggarakan di lima kecamatan dengan partisipasi masyarakat yang terus meningkat.

Ia berharap Bulan Kebudayaan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas seni sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal.

"Kami ingin setiap kecamatan memiliki ruang yang sama untuk menunjukkan potensi seni dan budayanya. Semoga kegiatan ini berjalan aman, tertib, sekaligus menjadi hiburan yang membahagiakan masyarakat," ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....