Jalur Torean Kembali Makan Korban, Keselamatan Pendaki Kembali Jadi Sorotan

  • 29 Jul 2026 05:02 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Tragedi kembali terjadi di jalur pendakian Torean, Gunung Rinjani. Seorang pendaki remaja asal Kota Mataram meninggal dunia setelah terjatuh ke jurang sedalam sekitar 100 meter saat melakukan pendakian bersama rombongannya.

Korban berinisial I G A (17) diketahui memulai pendakian melalui jalur Torean pada Minggu 26 Juli 2026. Namun perjalanan yang semula menjadi aktivitas wisata alam berubah menjadi musibah setelah korban dilaporkan terjatuh pada Senin malam di kawasan atas Shelter Kebun Jeruk sebelum Banyu Urip.

Informasi tersebut segera diteruskan kepada Kantor SAR Mataram oleh anggota Polisi Kehutanan yang bertugas di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani. Tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa berbagai perlengkapan evakuasi.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan proses evakuasi membutuhkan waktu cukup lama karena lokasi korban berada di jurang yang dalam dengan akses yang sulit.

Sekitar pukul 10.30 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil mengangkat korban dari dasar jurang dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi kemudian dilanjutkan menuju Shelter Kebun Jeruk dan diteruskan secara estafet hingga pintu pendakian Torean.

"Kami melakukan pendakian untuk membantu proses evakuasi secara estafet bersama unsur SAR gabungan yang sebelumnya telah melakukan evakuasi dari dasar jurang," ungkap Gusti.

Pada pukul 16.20 Wita, jenazah akhirnya tiba di pintu pendakian dan langsung dibawa ke Puskesmas Senaru untuk penanganan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan seluruh pendaki agar mempersiapkan kondisi fisik secara maksimal, mematuhi arahan petugas, serta meningkatkan kehati-hatian saat melintasi jalur Torean yang dikenal memiliki karakter medan curam, sempit, dan berbatasan langsung dengan jurang di sejumlah titik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....