Rebranding Koperasi Jadi Prioritas, Gubernur NTB Libatkan Generasi Muda

  • 27 Jul 2026 11:07 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal mendorong Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) NTB yang baru untuk melakukan rebranding koperasi.
  • Koperasi di NTB harus mampu memanfaatkan teknologi digital, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan inovasi layanan agar tetap relevan di tengah persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif.

RRI.CO.ID, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal mendorong Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) NTB yang baru untuk melakukan rebranding koperasi guna mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan koperasi sebagai lembaga bisnis yang sehat dan menjadi solusi bagi masyarakat, termasuk dalam menghadapi praktik rentenir.

Menurut Iqbal, kebangkitan koperasi harus diawali dengan membangun citra baru yang didukung tata kelola yang profesional dan transparan. Ia menilai masih banyak masyarakat yang terjebak pada investasi ilegal maupun praktik pinjaman yang merugikan sehingga koperasi harus hadir sebagai alternatif yang kredibel.

"Rebranding menjadi salah satu isu penting yang harus dihadapi Dekopinwil yang baru. Selain itu, tata kelola koperasi juga harus diperkuat agar masyarakat kembali percaya bahwa koperasi adalah badan hukum yang dapat diandalkan untuk menjalankan usaha dan mendukung produksi," kata Iqbal.

Gubernur Iqbal menegaskan, rebranding koperasi tidak hanya sebatas mengubah citra, tetapi juga meningkatkan daya saing agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, koperasi di NTB harus mampu memanfaatkan teknologi digital, memperkuat tata kelola, serta menghadirkan inovasi layanan agar tetap relevan di tengah persaingan dunia usaha yang semakin kompetitif.

"Ke depan koperasi harus menjadi lembaga bisnis modern yang profesional, transparan, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan tata kelola yang baik serta keterlibatan generasi muda yang membawa semangat inovasi dan digitalisasi, saya yakin koperasi di NTB akan semakin berdaya saing, mampu membuka peluang usaha baru, meningkatkan kesejahteraan anggota, dan menjadi penggerak ekonomi daerah," ujar Iqbal.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi NTB terus menyiapkan sumber daya manusia koperasi melalui pelatihan bagi para manajer koperasi. Program yang dijalankan Dinas Koperasi dan UMKM NTB tersebut disusun dengan kurikulum khusus untuk mencetak manajer koperasi yang profesional.

"Kami masih terus melaksanakan pelatihan gratis bagi manajer koperasi. Sudah ada kurikulum khusus sehingga pasokan manajer koperasi terus tersedia, tidak hanya untuk Koperasi Desa Merah Putih tetapi juga koperasi lainnya," ujarnya.

Selain penguatan kapasitas pengelola, Iqbal juga menaruh harapan besar pada kepengurusan Dekopinwil NTB yang baru dengan memadukan pengalaman para tokoh koperasi senior dan semangat inovasi generasi muda.

"Kombinasinya adalah orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia koperasi dengan anak-anak muda. Perpaduan dua generasi ini diharapkan mampu membawa pembaruan dalam pengelolaan koperasi," katanya.

Iqbal optimistis, dengan rebranding, tata kelola yang baik, serta keterlibatan generasi muda, koperasi di NTB akan semakin dipercaya masyarakat sebagai lembaga ekonomi yang sehat, profesional, dan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap praktik pinjaman berbunga tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....