UNSA Latih Guru SMP Plus Aisyah Manfaatkan AI
- 24 Jul 2026 10:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa — Tim dosen Universitas Samawa (UNSA), menggelar pelatihan dan pendampingan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bagi guru SMP Plus Aisyah Samawa. Kegiatan yang berlangsung pada 21 hingga 23 Juli 2026 itu, bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru. Sekaligus mendorong transformasi pembelajaran di lingkungan sekolah berbasis pesantren.
Pelatihan yang digelar di SMP Plus Aisyah Samawa, Kabupaten Sumbawa, tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP). Kegiatan diikuti guru dari berbagai mata pelajaran dengan menghadirkan pendekatan praktik langsung, agar peserta mampu menguasai pemanfaatan teknologi AI dalam proses belajar mengajar.
Tim pengabdian dipimpin dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Samawa, Afendi, M.Pd., bersama Darmanto, M.Pd., dan Suji Ardianti, M.Pd. Kegiatan itu juga melibatkan lima mahasiswa sebagai pendamping selama pelatihan berlangsung.
Ketua Tim Dosen, Afendi, Jumat 24 Juli 2026 mengatakan, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan. Menurutnya, AI bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi instrumen penting untuk membantu guru menyampaikan materi secara lebih menarik, interaktif, dan sesuai karakteristik peserta didik.
"Melalui pemanfaatan AI, kami berharap guru mampu menyajikan materi yang kontekstual, adaptif, dan selaras dengan karakteristik siswa generasi digital native," ujarnya.
Selama pelatihan, peserta diperkenalkan dengan berbagai fitur AI pada platform Canva, seperti Magic Design, AI Presentation, dan Text to Image. Metode pelatihan dirancang dengan komposisi sekitar 30 persen teori dan 70 persen praktik, sehingga guru dapat langsung membuat media pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diampu.
Darmanto menjelaskan, sebagian besar peserta sebelumnya belum mengenal berbagai fitur AI yang tersedia di Canva. Namun, melalui pendampingan secara bertahap, para guru mampu beradaptasi dengan cepat dan menghasilkan media pembelajaran interaktif dalam waktu relatif singkat.
"Awalnya banyak guru yang belum pernah mendengar istilah Magic Design atau Text to Image. Setelah dipandu langkah demi langkah, mereka mampu menghasilkan media pembelajaran yang menarik hanya dalam waktu singkat," katanya.
Program tersebut tidak berhenti pada pelatihan. Tim pengabdian akan melanjutkan kegiatan dengan pendampingan intensif selama dua bulan untuk memastikan media pembelajaran yang telah dibuat benar-benar diterapkan di kelas. Pendampingan dilakukan melalui kunjungan ke sekolah, konsultasi secara daring, serta kegiatan peer teaching antarguru.
Suji Ardianti mengatakan, hasil evaluasi awal menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital. Selain itu, penggunaan media pembelajaran interaktif juga dinilai mampu meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
"Yang paling menggembirakan, antusiasme siswa meningkat saat guru mulai menggunakan media interaktif hasil karya sendiri. Pembelajaran terasa lebih hidup," ujarnya.
Pihaknya berharap, model pelatihan dan pendampingan tersebut dapat diterapkan di sekolah-sekolah berbasis pesantren lainnya di Kabupaten Sumbawa. Sehingga transformasi digital pendidikan dapat berkembang lebih luas di daerah.
Kepala SMP Plus Aisyah Samawa, menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Pihak sekolah berkomitmen membentuk komunitas praktik guru dan menunjuk guru penggerak sebagai upaya menjaga keberlanjutan inovasi pembelajaran berbasis teknologi digital.
Program ini dinilai sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui transformasi digital pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan keempat tentang pendidikan berkualitas dan tujuan kesembilan mengenai industri, inovasi, dan infrastruktur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....