SDN 29 Tanjung Bangun Karakter Siswa Melalui Pawai Budaya
- 22 Jul 2026 11:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Suasana semarak mewarnai Kelurahan Tanjung, Kota Bima, ketika seluruh murid, orang tua, dan wali murid SDN 29 Tanjung mengikuti Pawai Budaya dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.
Pawai yang mengambil rute mengelilingi wilayah Kelurahan Tanjung tersebut menjadi salah satu bentuk penyambutan bagi peserta didik baru kelas I.
Mereka tampil mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara sambil berjalan bersama guru dan orang tua dalam suasana penuh kegembiraan.
Kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak yang baru memasuki jenjang Sekolah Dasar, baik yang berasal dari TK, PAUD maupun yang belum pernah mengenyam pendidikan usia dini, agar dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah tanpa rasa takut maupun tekanan.
Selain menjadi bagian dari pelaksanaan MPLS Ramah yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, pawai budaya juga menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan, gotong royong, cinta budaya, serta membangun komunikasi yang baik antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan peserta mendapat pengawalan personel Polsek Rasanae Barat sehingga pawai berjalan aman dan tertib. Kegiatan turut dihadiri Pengawas Pembina SDN 29 Tanjung, Ketua Komite Sekolah, dewan guru, serta para orang tua yang antusias mendampingi putra-putrinya.
Kepala SDN 29 Tanjung Kota Bima, Ikbal Tanjung, S.Pd, mengatakan MPLS Ramah bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah kepada murid baru, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter anak sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di sekolah.
"Kami ingin anak-anak datang ke sekolah dengan hati yang gembira. Hari pertama sekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan sehingga mereka merasa nyaman, percaya diri, dan memiliki semangat belajar yang tinggi," ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan orang tua dalam pawai budaya agar anak-anak merasakan dukungan penuh dari keluarga maupun sekolah.
| Baca juga: Disdik Tata Ulang Sebaran Murid |
Menurutnya, keterlibatan orang tua merupakan bagian penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.
"Sinergi antara sekolah dan keluarga akan mempermudah proses adaptasi peserta didik baru sekaligus membentuk karakter yang positif," ujarnya.
Iqbal membeberkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kota Bima melalui gerakan BISA dan TPSP (Tanam, Pelihara, Sapu, Pungut).
"Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menanamkan sejak dini rasa cinta terhadap budaya, kepedulian terhadap lingkungan, disiplin, serta tanggung jawab," kata Ikbal Tanjung dalam momentum itu.
Nilai-nilai itu akan terus kami tanamkan dalam setiap proses pembelajaran sehingga anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik," katanya.
Ia berharap MPLS Ramah tahun ini menjadi awal yang positif bagi seluruh peserta didik baru sehingga mereka mampu mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat sepanjang tahun ajaran 2026/2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....