NTB Punya Modal Sosial Besar Lahirkan Agen Perubahan tanpa Pamrih
- 08 Jul 2026 17:21 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Sekda NTB Abul Chair menekankan bahwa perubahan Indonesia ditentukan oleh keberanian mengambil tindakan nyata, bukan oleh banyaknya gagasan atau kemampuan berbicara.
- SATU Indonesia Awards telah memberikan penghargaan kepada 792 anak muda sejak 2010, dengan 17.708 pendaftar hingga 2025, menandakan apresiasi Astra terhadap kontribusi generasi muda.
- Roadshow di Mataram menghadirkan berbagai narasumber dan penerima penghargaan untuk berbagi pengalaman tentang kepemimpinan, inovasi, dan kolaborasi bagi pembangunan daerah NTB.
RRI.CO.ID, Mataram - Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Abul Chair meyakini NTB memiliki modal sosial yang kuat untuk melahirkan lebih banyak agen perubahan yang bekerja tanpa pamrih membantu masyarakat. Menurutnya, perubahan tidak ditentukan oleh banyaknya gagasan, tetapi oleh keberanian mengambil tindakan nyata.
"Indonesia tidak berubah hanya karena dipenuhi orang-orang yang pandai berbicara. Indonesia berubah oleh mereka yang mau turun tangan, melihat persoalan, lalu menjadi bagian dari solusi. Itulah semangat Terhubung dalam Aksi," kata Abul Chair saat membuka Roadshow Bincang Inspiratif 17th SATU Indonesia Awards 2026 bertema Terhubung dalam Aksi di Grand Imperial Ballroom Mataram, Selasa 7 Juli 2026.
Ia mengatakan NTB memiliki banyak sosok yang berpotensi menjadi agen perubahan, mulai dari guru, pelaku UMKM, relawan lingkungan, hingga masyarakat yang bekerja secara sukarela membantu sesama. Menurutnya, mereka adalah kekuatan sosial yang menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.
Abul Chair menilai tema Terhubung dalam Aksi relevan dengan kondisi generasi muda di era digital. Kemudahan berkomunikasi melalui teknologi, kata dia, akan bernilai apabila diikuti tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
"Mungkin mereka tidak viral dan tidak memiliki jutaan pengikut. Namun merekalah yang sesungguhnya sedang membangun Indonesia," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi konsistensi PT Astra International Tbk yang selama 17 tahun menyelenggarakan SATU Indonesia Awards sebagai ruang apresiasi bagi anak muda yang menghadirkan inovasi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Menurut Abul Chair, semangat kolaborasi yang diusung program tersebut sejalan dengan visi NTB Makmur Mendunia, yang menempatkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat sebagai fondasi pembangunan.
Di akhir sambutannya, ia mengajak generasi muda NTB menjadikan semangat Terhubung dalam Aksi sebagai gerakan bersama untuk membangun daerah. "Marilah kita buktikan bahwa Nusa Tenggara Barat bukan hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga subur melahirkan orang-orang yang menginspirasi negeri," katanya.
Sementara itu, Ketua Koordinator Grup Astra Wilayah Lombok Ivan Pratama mengatakan SATU Indonesia Awards merupakan bentuk apresiasi Astra terhadap generasi muda yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sejak pertama kali digelar pada 2010, program tersebut telah memberikan penghargaan kepada 792 anak muda dari berbagai daerah di Indonesia. Hingga 2025, jumlah pendaftar mencapai 17.708 peserta.
"Kami percaya masih banyak mutiara bangsa yang lahir dari Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Melalui kegiatan ini kami berharap semakin banyak anak muda yang berani menunjukkan karya terbaiknya," ujar Ivan.
Roadshow ini menghadirkan Direktur Utama Tempo Arif Zulkifli, pendiri Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan Tri Mumpuni, pendiri Yayasan Dian Sastrowardoyo Dian Sastrowardoyo, serta Head of Corporate Communications Astra Windy Riswantyo sebagai narasumber. Mereka berbagi pengalaman mengenai kepemimpinan, inovasi, kepedulian sosial, dan pentingnya kolaborasi.
Peserta juga mendapat inspirasi dari penerima SATU Indonesia Awards 2023 asal NTB, Reza Permadi, yang memaparkan pengalamannya memberdayakan masyarakat melalui pengembangan desa wisata berbasis digital.
Kegiatan yang diselenggarakan PT Astra International Tbk itu diikuti ratusan mahasiswa, pelajar, komunitas, dan generasi muda dari berbagai wilayah di NTB sebagai ajang berbagi inspirasi sekaligus memperluas jejaring kolaborasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....