Bupati LAZ Hadiahkan Umrah Gratis untuk Kader TPK Berprestasi

  • 05 Jul 2026 06:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mempercepat penurunan stunting kembali ditegaskan. Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bahkan menjanjikan hadiah umrah gratis bagi kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang mampu menunjukkan dedikasi dan prestasi terbaik dalam menjalankan tugas di lapangan.

Janji tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Temu Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang berlangsung di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat 26 Juni 2026. Kegiatan itu dihadiri ratusan kader perempuan dari berbagai kecamatan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Dr. H. Marhudin, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Posyandu Kabupaten Lombok Barat Hj. Ayu Rukmana Zaini, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Bupati LAZ menyampaikan apresiasi kepada sekitar 1.680 kader TPK yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan keluarga di tingkat desa. Sebagian besar kader tersebut juga aktif sebagai kader Posyandu dan PKK sehingga memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Kader pendamping keluarga memiliki peranan yang luar biasa di lapangan," ujar H. Lalu Ahmad Zaini.

Menurutnya, keberhasilan program percepatan penurunan stunting tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga ditentukan oleh kerja nyata para kader yang setiap hari mendampingi keluarga sasaran secara langsung.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kader pada akhir program. Dari hasil penilaian itu, satu kader dengan capaian terbaik akan memperoleh hadiah ibadah umrah secara gratis.

Bupati LAZ menegaskan bahwa target utama yang harus dicapai seluruh kader adalah menurunkan angka stunting hingga mencapai nol persen di Lombok Barat. Ia meminta seluruh kader fokus memberikan pendampingan yang efektif kepada keluarga sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

"Penanganan stunting harus dilakukan melalui kerja keras yang nyata, bukan sekadar memperbaiki angka di atas kertas," katanya menegaskan.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan perkembangan terbaru, sejumlah balita stunting di Lombok Barat menunjukkan peningkatan berat badan yang positif. Kondisi tersebut dinilai sejalan dengan tingginya kepatuhan keluarga dalam memberikan susu bantuan kepada anak-anak yang menjadi sasaran program.

Pemerintah daerah berharap tren positif tersebut terus meningkat sehingga target penurunan stunting dapat dicapai secara berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader TPK, kader Posyandu, serta PKK dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

Menutup arahannya, Bupati LAZ mengajak seluruh kader untuk terus meningkatkan semangat pengabdian, menjaga kekompakan, dan memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Lombok Barat yang sehat, sejahtera, dan bebas stunting.

"Mari kita bekerja bersama dengan penuh tanggung jawab agar cita-cita melahirkan generasi Lombok Barat yang sehat dapat terwujud," katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....