SiLPA Rp249 Miliar Jadi Sorotan, Pemkot Mataram Paparkan Penyebabnya
- 01 Jul 2026 19:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram menjelaskan penyebab besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 yang mencapai lebih dari Rp249 miliar. Penjelasan itu disampaikan Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Mataram, Rabu 1 Juli 2026.
Isu SiLPA menjadi salah satu perhatian utama Fraksi PKS dan Fraksi Amanah Nurani Bangsa. Menurut Mohan, besarnya SiLPA bukan semata-mata menunjukkan rendahnya pelaksanaan program pemerintah.
| Baca juga: Tarif Air PDAM Sumbawa Naik Bulan Ini |
Ia menjelaskan, saldo anggaran tersebut dipengaruhi oleh pelampauan pendapatan daerah, efisiensi belanja, serta tidak terserapnya sebagian anggaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) PPPK karena pembayaran dilakukan secara proporsional mengikuti waktu penerbitan surat keputusan pengangkatan.
"SiLPA Tahun Anggaran 2025 disebabkan oleh pelampauan pendapatan, efisiensi belanja, serta tidak terealisasinya sebagian belanja gaji dan TPP PPPK yang telah dianggarkan penuh karena pembayarannya dilakukan secara proporsional sesuai SK pengangkatan," jelas Mohan di hadapan anggota dewan.
Selain menjelaskan SiLPA, Pemkot juga mengungkapkan bahwa Badan Keuangan Daerah (BKD) menjadi organisasi perangkat daerah dengan tingkat serapan anggaran terendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih tersisanya Belanja Tidak Terduga (BTT), belanja bantuan keuangan, iuran jaminan kesehatan, hingga insentif opsen PKB dan BBNKB yang bersifat given, sehingga tidak seluruh anggaran dapat direalisasikan.
Di sisi lain, Pemkot menegaskan evaluasi terhadap pelaksanaan APBD terus diperkuat melalui monitoring realisasi fisik dan keuangan setiap bulan, rapat evaluasi triwulanan, serta kewajiban setiap OPD menindaklanjuti hasil evaluasi.
"Langkah tersebut kami harapkan mampu meningkatkan kualitas penyerapan anggaran sekaligus memastikan setiap program pembangunan tetap berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....