Tak Hanya Bangun Gedung, KLU Mulai Persiapkan SDM RS Bayan

  • 01 Jul 2026 06:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara tidak hanya mempersiapkan pembangunan fisik Rumah Sakit (RS) Tipe D di Kecamatan Bayan, tetapi juga mulai menyusun kebutuhan sumber daya manusia agar fasilitas kesehatan tersebut dapat langsung beroperasi secara optimal setelah selesai dibangun.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) KLU, Rusniatun, mengatakan kesiapan tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis, menjadi salah satu fokus pemerintah daerah menjelang target operasional rumah sakit pada tahun 2027.

Saat ini Kabupaten Lombok Utara telah memiliki 23 dokter spesialis. Selain itu, sejumlah dokter umum juga sedang mengikuti pendidikan spesialis sebagai bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan tenaga medis di rumah sakit baru tersebut.

"Dokter dari wilayah Senaru dan Pemenang saat ini sedang menempuh pendidikan spesialis penyakit dalam. Ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah agar kebutuhan tenaga medis bisa dipenuhi ketika rumah sakit mulai beroperasi," ujarnya, Selasa 30 Juni 2026.

Ia menambahkan, apabila kebutuhan dokter spesialis belum sepenuhnya terpenuhi, pemerintah daerah membuka peluang merekrut tenaga medis dari luar daerah.

Menurutnya, kualitas pelayanan menjadi prioritas sehingga keberadaan tenaga spesialis sesuai standar rumah sakit tipe D harus dipastikan sejak awal.

Selain menyiapkan SDM, Pemkab Lombok Utara juga mulai membangun berbagai fasilitas pendukung menggunakan APBD, antara lain akses jalan menuju lokasi rumah sakit, pagar kawasan, dan penyelesaian administrasi lahan.

Sementara itu, pembangunan gedung rumah sakit akan dibiayai pemerintah pusat melalui APBN setelah rekomendasi izin pembangunan diterbitkan Kementerian Kesehatan dan proses selanjutnya ditangani oleh Kementerian PUPR.

Rusniatun menjelaskan, RS Tipe D Bayan nantinya tidak hanya melayani masyarakat Kecamatan Bayan, tetapi juga menjadi rumah sakit rujukan bagi wilayah utara dan timur Kabupaten Lombok Utara, termasuk masyarakat di kawasan perbatasan dengan Kabupaten Lombok Timur.

Pelayanan pasien akan dilakukan melalui sistem rujukan berjenjang dari puskesmas. Untuk mendukung pelayanan lintas wilayah, pemerintah daerah juga merencanakan kerja sama antardaerah melalui nota kesepahaman (MoU).

"Hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tetap menjadi prioritas. Rumah sakit ini nantinya akan melayani pasien rujukan sesuai mekanisme yang berlaku dan didukung kerja sama dengan daerah sekitar," katanya.

Dengan progres administrasi yang telah tuntas dan persiapan SDM yang terus berjalan, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara optimistis RS Tipe D Bayan dapat beroperasi sesuai target pada tahun 2027 serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah utara Pulau Lombok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....