Pengelolaan Bambu Jadi Perhatian DLHK NTB
- 30 Jun 2026 20:09 WIB
- Mataram
Poin Utama
- Salah satu Pasar budidaya tanaman bambu di Lombok terdapat di Kawasan hutan Gawah Bonga, Lombok Tengah.
RRI.CO.ID, Mataram - Pengelolaan bambu Nusantara juga menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB. Sekretaris Dinas LHK NTB Samsiyah Samad mengatakan, rehabilitasi tanaman bambu meliputi upaya swadaya masyarakat di Kawasan hutan.
“Upaya rehabilitasi ditujukan untuk mendorong hadirnya regulasi tentang pelestarian tanaman bambu. Meliputi penanaman bambu jenis tabah Bersama Universitas Udayana sebagai bahan baku obat dan makanan,” katanya di Dialog Kentongan RRI Mataram bertopik Konservasi, Budidaya, dan Pemberdayaan Perajin Bambu untuk Pelestarian Lingkungan, Selasa, 16 Juni 2026.
Budidaya tersebut, sebut Samsiyah, mesti diimbangi dengan jaminan pasar yang nyata. Agar, memantik upaya pascapanen dari pembudidaya. Pasar yang jelas mampu memberikan nilai tambah bagi pembudidaya dan pembeli. Selama ini, asih belum jelas, take and give antara pembudidaya dan pembeli.
Salah satu Pasar budidaya tanaman bambu di Lombok terdapat di Kawasan hutan Gawah Bonga, Lombok Tengah, sebagaimna dituturkan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Mataram Baiq Yulfia Yanuartati yang juga menjadi narasumber di Dialog Kentongan. Pembudidaya bambu di Gawah Bonga, menjual hasil tanaman bambu ke Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Kondisi itu berbeda dibanding daerah-daerah di Asia Timur yang lebih memilih menjadikannya industry kluster. Misal, kebun bambu yang menjadi tempat wisata menjadi tempat perajin bambu membuat kerajinan.
Menurut Yulfia, untuk menjadikan bambu sebagai komoditi ekspor dapat disiasti melalui pembuatan kerajinan tangan berbahan bambu. Lewat kerajinan tangan yang berkualitas, pasar ekspor dapat terbentuk.
Sementara itu, menurut Harry Irawan Johari, penulis buku Pengelolaan Potensi Bambu di Mataram, bagian tertentu dari bambu, terutama rebung, sudah lama menjadi bagian dari konsumsi masyarakat Asia, termasuk Indonesia. Selain itu, beberapa jenis bambu juga digunakan dalam pengobatan tradisional karena kandungan bioaktif yang dimiliki.
Kepada RRI, Harry mengatakan, rebung Adalah tunas muda bambu yang masih lunak. Rebung memiliki rasa khas dan tekstur renyah, sehingga banyak diolah menjadi sayuran, tumisan, atau bahan campuran makanan tradisional. Selain raebung, beberapa bagian lain dari bambu juga digunakan sebagai obat tradisional dalam masyarakat. Yaitu, daun bambu, batang bambu, air bambu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....