Pedagang Ayam Akui Pesanan Dapur MBG Menurun Selama Libur Sekolah
- 30 Jun 2026 17:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Penghentian sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah tidak hanya memengaruhi harga bahan pangan, tetapi juga berdampak langsung terhadap volume penjualan pedagang yang menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG.
Pedagang ayam di Pasar Dasan Agung Mataram, Farida, mengatakan selama Program MBG berjalan dirinya rutin memasok ayam ke beberapa dapur penyedia makanan bergizi. Bahkan, dalam satu hari ia dapat melayani pesanan dari beberapa dapur sekaligus.
| Baca juga: Stok Melimpah, Harga Daging Ayam Melandai |
"Kalau MBG berjalan biasanya ada beberapa dapur yang mengambil ayam dari sini. Sekarang karena sedang libur sekolah, otomatis pesanannya berkurang," ungkapnya, Selasa 30 Juni 2026.
Farida yang telah berjualan sejak 1992 menjelaskan berkurangnya permintaan turut memengaruhi harga ayam di pasaran. Jika saat Program MBG berlangsung harga ayam potong sempat berada di kisaran Rp36 ribu hingga Rp37 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.
Menurutnya, penurunan harga tersebut merupakan konsekuensi dari berkurangnya permintaan pasar setelah aktivitas dapur MBG dihentikan sementara. Meski demikian, ia mengakui keberadaan Program MBG selama ini juga memberikan tambahan peluang usaha bagi pedagang karena mampu menyerap hasil penjualan dalam jumlah besar.
Farida memperkirakan harga ayam akan kembali mengalami kenaikan ketika Program MBG kembali dilaksanakan bersamaan dengan dimulainya aktivitas belajar di sekolah. Namun ia berharap kenaikan harga nantinya tetap berada dalam batas yang wajar sehingga mampu menjaga keseimbangan antara keuntungan pedagang dan daya beli masyarakat.
Penghentian sementara Program MBG selama libur sekolah menunjukkan besarnya pengaruh program tersebut terhadap rantai pasok pangan lokal. Selain menjadi instrumen pemenuhan gizi peserta didik, program ini juga telah membentuk pola permintaan baru yang berdampak langsung terhadap stabilitas harga dan aktivitas perdagangan di pasar tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....