Pemprov NTB Apresiasi Gebyar Muharram 1448 H LDNU NTB
- 26 Jun 2026 08:04 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Tengah – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar Lembaga Dakwah (LD) PWNU NTB bersama Yayasan Pondok Pesantren Darunnajah, Lendang Sepakek, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis 25 Juni 2026. Hadir dalam acara tersebut tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemerintah Provinsi NTB.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim-piatu, Tabligh Akbar, dan pelepasan santri akhir tersebut menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Mewakili Pemerintah Provinsi NTB, Ketua Tim Pendidikan Biro Kesra Setda Provinsi NTB, Dr. Muh. Jalaludin, M.Pd., mengatakan bahwa peringatan bulan Muharram harus menjadi refleksi bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
"Santunan anak yatim hari ini adalah implementasi nyata ajaran Islam tentang kasih sayang dan tanggung jawab sosial. Pemerintah Provinsi NTB terus berkomitmen membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing melalui sinergi antara pemerintah, ulama, dan lembaga pendidikan," ujarnya.
Ia juga berpesan kepada para santri, khususnya anak-anak yatim, agar terus bersemangat menuntut ilmu sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Pembina sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah dan Ketua LDNU NTB, TGH. Muhammad Nasir, M.M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda tahunan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Puncak kegiatan diisi tausiah oleh Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU yang juga Kasubdit Kemasjidan Direktorat Bimas Islam Kementerian Agama RI, KH. Dr. Nurul Badruttamam, M.A.
Dalam ceramahnya, ia menyampaikan lima wasiat kehidupan dari TGH. Muhammad Nasir sebagai pedoman bagi para santri dan jamaah dalam menjalani kehidupan.
Lima wasiat tersebut meliputi:
- Selalu bersyukur atas segala nikmat Allah SWT.
- Bersabar karena Allah dalam menghadapi setiap ujian.
- Bertawakal setelah berikhtiar secara maksimal.
- Ikhlas dalam setiap amal demi meraih ridha Allah SWT.
- Istiqamah dalam menjalankan kebenaran dan syariat Islam.
Acara ditutup dengan doa bersama. Melalui momentum 10 Muharram 1448 Hijriah, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa sebagai bagian dari upaya mewujudkan NTB yang makmur dan mendunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....