Dampak MBG, Retribusi Kantin Sekolah Akan Dievaluasi
- 26 Jun 2026 06:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID.Mataram- Dinas Pendidikan Kota Mataram mulai mengkaji ulang besaran retribusi kantin sekolah setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memengaruhi aktivitas jual beli di lingkungan sekolah, sebagai bentuk penyesuaian kebijakan terhadap kondisi ekonomi para pedagang yang mengalami penurunan omzet sejak program tersebut berjalan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Yusuf, mengatakan kantin sekolah tetap beroperasi normal meskipun siswa telah mendapatkan makanan dari program MBG. Namun, pola konsumsi siswa berubah sehingga berdampak pada jumlah pembelian di kantin.
“Operasional kantin tetap berjalan sampai sore. Setelah menerima MBG, siswa masih berbelanja, tetapi memang terjadi penurunan pendapatan. Karena itu, retribusi kantin sedang kami susun ulang,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.
Menurut Yusuf, berkurangnya pendapatan pedagang secara otomatis turut memengaruhi penerimaan retribusi yang disetorkan ke pemerintah daerah. Pada 2025, kontribusi retribusi kantin sekolah mencapai sekitar Rp500 juta. Sementara tahun ini, perhitungannya masih menunggu evaluasi karena sistem penyetoran dilakukan secara berkala setiap bulan.
Dinas Pendidikan juga telah menerima berbagai keluhan dari pengelola kantin terkait dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pelaksanaan MBG. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan resmi yang disampaikan pihak sekolah. Besaran retribusi sendiri berbeda-beda di setiap sekolah karena disesuaikan dengan luas area kantin yang digunakan.
“Ada kantin yang retribusinya mencapai Rp6 juta per tahun karena ukuran lapaknya lebih besar,” jelas Yusuf.
Selain mengevaluasi tarif retribusi, Dinas Pendidikan juga menyoroti kondisi sejumlah kantin sekolah yang dinilai belum representatif dari sisi fasilitas. Dengan total 142 SD negeri dan 24 SMP negeri di bawah pengelolaan pemerintah kota, penyesuaian kebijakan akan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan.
"Kamk berharap keseimbangan antara keberlangsungan Program MBG dan aktivitas ekonomi pedagang kantin tetap dapat terjaga sehingga manfaat program dapat dirasakan seluruh pihak." Kata Yusuf.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....