Kampung Nelayan Bintaro Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Pesisir
- 26 Jun 2026 09:05 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Bintaro, pesisir Ampenan, Kota Mataram, mulai diarahkan tidak hanya sebagai proyek penataan kawasan, tetapi juga sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat nelayan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi dan pemantauan pembangunan yang digelar di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis 25 Juni 2026, dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat pengawas, hingga berbagai pemangku kepentingan terkait.
Wakil Wali Kota Mataram, TGH Mujiburrahman, menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari berdirinya infrastruktur fisik. Menurutnya, pembangunan harus mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
“Harapan kami, Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya menjadi kawasan yang lebih representatif secara fisik, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat usaha perikanan, membuka peluang ekonomi baru, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan secara berkelanjutan,” ujarnya, Kamis 25 Juni 2026.
Bagi Pemerintah Kota Mataram, kawasan pesisir Bintaro memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu sentra perikanan tangkap yang menopang ekonomi warga. Karena itu, pemerintah berharap pembangunan kawasan tersebut dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat nelayan.
“Kita mengharapkan kampung nelayan ini dapat meningkatkan kehidupan para nelayan, pendidikan keluarga nelayan, dan kesejahteraan mereka,” kata Mujiburrahman.
| Baca juga: Anggaran Bale Mentaram Berpotensi Bertambah |
Dari sisi pemerintah pusat, Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ade Tajudin Sutiawarman, menjelaskan bahwa Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas nasional yang dirancang untuk memperkuat ekonomi pesisir secara menyeluruh.
“Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga meningkatkan produktivitas usaha perikanan, memperkuat ekonomi lokal, membangun lingkungan permukiman yang lebih layak, serta memperkuat kelembagaan masyarakat nelayan,” jelasnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan 4.000 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia pada periode 2025–2029. Di Kota Mataram, pembangunan yang mulai terlihat melalui pembentukan jalan lingkungan dan infrastruktur pendukung menjadi simbol hadirnya harapan baru bagi masyarakat pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....