Gubernur Iqbal: Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Pembangunan NTB

  • 22 Jun 2026 11:51 WIB
  •  Mataram
Poin Utama
  • Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal memastikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTB terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

RRI.CO.ID, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal memastikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi NTB terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurut dia, data yang akurat menjadi kunci dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Data yang akurat adalah modal utama untuk merumuskan kebijakan yang efektif dan menjawab kebutuhan riil masyarakat,” kata Gubernur Iqbal saat menghadiri pemaparan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Dr. Sonny Harry Budiutomo Harmadi di Mataram, Jumat 19 Juni 2026.

Gubernur Iqbal mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah pembangunan ekonomi NTB. Data tersebut akan digunakan untuk memperkuat sektor usaha, mendorong investasi, membuka lapangan kerja, hingga mengembangkan potensi ekonomi unggulan daerah.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan nasional yang mencakup seluruh sektor usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, hingga perusahaan berskala besar. Pendataan dilakukan untuk melihat kondisi, struktur, serta perkembangan ekonomi Indonesia secara menyeluruh.

Dalam pelaksanaannya, BPS akan melakukan pendataan secara langsung ke pelaku usaha yang belum mengisi kuesioner secara daring. Proses tersebut juga didukung teknologi geotagging untuk memastikan lokasi usaha dan meningkatkan kualitas data.

Berdasarkan pemaparan BPS, jumlah usaha di NTB diproyeksikan mencapai sekitar 658 ribu unit pada 2026. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2006 yang tercatat sekitar 544 ribu unit. Sektor usaha mikro dan kecil masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.

Selain sektor usaha, BPS juga melihat pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi NTB. Kehadiran ajang internasional seperti MotoGP Mandalika sejak 2022 turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan serta aktivitas ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Gubernur Iqbal mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat NTB ikut berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026. Menurut dia, keberhasilan pendataan akan menentukan kualitas kebijakan pemerintah ke depan.

“Pembangunan yang baik harus diawali dengan data yang baik. Karena itu, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi yang berkualitas,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah menuju NTB Makmur Mendunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....