Sensus Ekonomi Bima Resmi Dimulai, Libatkan 537 Petugas
- 20 Jun 2026 09:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Pemerintah Kabupaten Bima bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bima secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 melalui Apel Pencanangan Komitmen Bersama yang digelar di halaman Kantor Bupati Bima.
Kegiatan tersebut ditandai dengan penampilan tarian pembukaan, pemukulan gong serta pemasangan tanda pengenal kepada petugas sensus sebagai simbol dimulainya pendataan ekonomi secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Bima.
Apel pencanangan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah terkait, mitra kerja BPS, serta ratusan petugas lapangan yang akan melaksanakan pendataan.
Bupati Bima yang diwakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bima, Hariman, SE., M.Si., yang bertindak sebagai pembina apel menegaskan bahwa data yang akurat merupakan fondasi utama dalam merancang pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran.
| Baca juga: Pantai Wane Bima Dongkrak Ekonomi Warga |
Menurutnya, visi mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, bermartabat dan berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan data yang valid dan berkualitas.
“Untuk mewujudkan Kabupaten Bima yang maju, bermartabat dan berkelanjutan memerlukan fondasi data yang berkualitas sebagai dasar dan pedoman dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan yang terukur, baik dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang,” ujar Hariman.
Ia menjelaskan, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi sumber informasi strategis bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan berbasis potensi wilayah. Setiap kecamatan di Kabupaten Bima memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda sehingga membutuhkan data yang rinci dan akurat untuk menentukan arah pembangunan yang tepat.
Hariman juga mengingatkan seluruh petugas lapangan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Para petugas diharapkan mampu menjelaskan tujuan sensus kepada masyarakat secara baik sehingga proses pendataan berjalan lancar.
“Sampaikan tujuan sensus dengan baik, catat setiap jawaban secara teliti dan layani masyarakat dengan sikap santun. Profesionalisme harus menjadi pedoman utama karena kalian memiliki peran penting dalam memastikan kualitas data yang dikumpulkan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bima, Lalu Yuriade Mulana, S.ST., M.E., menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret secara komprehensif struktur dan karakteristik perekonomian daerah.
Melalui sensus tersebut, pemerintah dapat mengetahui persebaran usaha, potensi ekonomi yang dimiliki setiap wilayah, serta perkembangan berbagai sektor usaha yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Selain itu, data yang dihasilkan akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pelaksanaan lapangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan dengan metode door-to-door atau pendataan langsung dari rumah ke rumah yang berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Setelah tahapan pendataan selesai, BPS akan melaksanakan pemeriksaan dan pembersihan data pada 1 hingga 15 September 2026 guna memastikan kelengkapan, konsistensi dan kualitas data yang telah dikumpulkan.
Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Kabupaten Bima mengerahkan sebanyak 537 petugas yang terdiri atas 198 laki-laki dan 339 perempuan yang tersebar di 18 kecamatan di seluruh Kabupaten Bima.
Dengan dimulainya Sensus Ekonomi 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat memberikan informasi yang benar dan lengkap sehingga menghasilkan data berkualitas demi mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Bima yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....