1.900 Data Calon Penerima BSPS di Lombok Timur Masih Diverifikasi

  • 15 Jun 2026 07:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Sebanyak 1.900 data calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Lombok Timur masih dalam proses verifikasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara itu, sebanyak 1.412 unit rumah telah dinyatakan lolos dalam sistem aplikasi dan masuk tahap penetapan sementara.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Lombok Timur, Mudahan, menjelaskan bahwa jumlah tersebut belum bersifat final karena penetapan kuota dilakukan secara bertahap oleh pemerintah pusat. “Data yang sudah lolos di aplikasi baru sekitar 1.412 unit, sementara sekitar 1.900 data lainnya masih dalam proses verifikasi dan pembenahan,” ujar Mudahan, Minggu 14 Juni 2026

Ia menyebutkan, sejumlah kendala administrasi menjadi penyebab data calon penerima belum dapat dinyatakan valid. Salah satunya terkait Nomor Induk Kependudukan (NIK), di mana masih ditemukan warga yang sudah berkeluarga namun tercatat dalam Kartu Keluarga orang tua.

“Masih ada data yang tidak sinkron, seperti NIK yang belum sesuai atau status kependudukan yang belum diperbarui. Ini yang sedang kita benahi bersama Dinas Sosial dan Disdukcapil,” katanya.

Mudahan juga menyoroti proses validasi yang mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan penerima bantuan. Dalam sistem tersebut, masyarakat pada kategori desil 1 hingga 4 dapat teridentifikasi sebagai sasaran program, namun perubahan data tetap harus melalui mekanisme resmi.

“Kalau ada perubahan data, harus diusulkan melalui operator SIKS-NG di desa, kemudian diteruskan ke Dinas Sosial sebelum dikirim ke pusat untuk pembaruan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses perbaikan data di tingkat pusat diperkirakan membutuhkan waktu antara tiga hingga enam bulan hingga dinyatakan selesai. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan percepatan koordinasi dengan pemerintah desa agar proses verifikasi berjalan lebih optimal.

Terkait kuota BSPS, Mudahan menjelaskan bahwa penyaluran saat ini telah memasuki tahap kedelapan, dengan masih tersisa dua tahap penyaluran dari pemerintah pusat. Sementara itu, penyaluran melalui APBD Lombok Timur pada tahap kedelapan telah mencapai 192 unit rumah.

“Untuk NTB, total kuota BSPS mencapai 6.418 unit. Lombok Timur sendiri mendapat alokasi sementara 1.412 unit,” ungkapnya.

Selain itu, Balai Perumahan Kementerian PUPR juga tengah melakukan verifikasi lanjutan serta proses seleksi tenaga pendamping guna mendukung pelaksanaan program di daerah. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembenahan data bersama pemerintah desa agar sekitar 1.900 calon penerima yang masih dalam proses verifikasi dapat segera ditetapkan.

“Harapan kami, data yang masih bermasalah ini bisa segera selesai sehingga masyarakat yang berhak dapat segera menerima manfaat program BSPS untuk peningkatan kualitas hunian,” ucap Mudahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....