Revitalisasi 83 Sekolah di Dompu Perkuat Mutu Pendidikan

  • 12 Jun 2026 12:06 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Sebanyak 83 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mendapat bantuan program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada tahun 2026. Program ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas sarana pendidikan sekaligus mendukung peningkatan mutu belajar mengajar di daerah.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Dompu, Rifaid, mengatakan pelaksanaan program revitalisasi didasarkan pada data dan usulan yang masuk melalui Dapodik (Data Pokok Pendidikan).

“Semua sekolah sebenarnya diajukan untuk mendapatkan program revitalisasi ini. Namun proses pengajuannya berdasarkan data Dapodik milik sekolah yang menggambarkan kondisi bangunan serta status kepemilikan lahan,” ujarnya, Jum’at, 12 Juni 2026.

Ia menjelaskan, dari total sekolah yang akan direvitalisasi pada tahun 2026, sebanyak 11 sekolah berasal dari jenjang TK dan PAUD, 52 sekolah jenjang SD, serta 15 sekolah jenjang SMP. Sementara untuk SKB dan PKBM, dari delapan sekolah yang diusulkan, lima sekolah dinyatakan disetujui.

Menurut Rifaid, besaran pagu anggaran revitalisasi rata-rata di atas Rp1 miliar untuk setiap sekolah. Nilai tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan bangunan dan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Sekolah yang lolos verifikasi akan diundang ke kementerian untuk mempresentasikan kebutuhannya. Presentasi itu dihadiri langsung oleh kepala sekolah, Ketua P2SP, dan pihak perencana,” katanya.

Program revitalisasi sekolah ini dijalankan melalui mekanisme swakelola. Dana bantuan dikelola secara mandiri oleh pihak sekolah dengan melibatkan masyarakat dan komite sekolah dalam pelaksanaannya.

Rifaid berharap program revitalisasi tersebut dapat dimaksimalkan untuk memperbaiki sarana pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Dompu.

Menurutnya, setelah sarana diperbaiki, fokus berikutnya adalah peningkatan mutu pembelajaran melalui optimalisasi peran guru di masing-masing sekolah.

“Target ke depan, siswa tingkat SD harus benar-benar mampu membaca dan menulis sesuai pakta integritas yang sudah ditandatangani kepala sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, revitalisasi sekolah tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi peserta didik di Kabupaten Dompu.

Program revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperbaiki dan mengembangkan satuan pendidikan secara menyeluruh.

Fokus program tersebut mencakup rehabilitasi gedung yang rusak, perbaikan ruang kelas, hingga pembangunan fasilitas baru yang disesuaikan dengan standar kelayakan pendidikan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....