IAI NTB Apresiasi Sayembara Desain Gedung Serbaguna Lombok Timur

  • 10 Jun 2026 20:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Agus Supriadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebagai pihak pemrakarsa atas terselenggaranya sayembara desain Gedung Serbaguna Tahun 2026 yang kini memasuki tahap akhir. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah positif karena memberikan ruang bagi para arsitek untuk berkontribusi secara langsung dalam pembangunan infrastruktur strategis di Lombok Timur.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 320 peserta mendaftar dan 117 karya masuk dari 15 provinsi di Indonesia. Ini menjadikan sayembara ini sebagai salah satu sayembara arsitektur terbesar di tingkat nasional,” ujarnya Rabu, 10 Juni 2026.

Ia menambahkan, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia. Hasil sayembara ini diharapkan mampu melahirkan karya yang menjadi ikon baru di Gumi Patuh Karya sekaligus memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan sektor pendukung lainnya.

Berdasarkan perencanaan, gedung serbaguna tersebut akan mampu menampung sekitar 2.000 orang. Kawasan juga akan dilengkapi konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi kawasan secara menyeluruh.

Sebagai organisasi profesi, IAI NTB menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, tidak hanya dalam pelaksanaan sayembara tetapi juga pada tahap lanjutan hingga pembangunan dapat terwujud dengan kualitas terbaik.

Sementara itu, pemrakarsa sayembara, Ahmad Dewanto Hadi, mengatakan proses sayembara telah memasuki tahap akhir setelah melalui rangkaian panjang mulai dari penyusunan studi kelayakan hingga proses penilaian desain.

"Insyaallah dewan juri akan menetapkan peringkat lima kandidat terbaik untuk menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga. Selanjutnya Bupati selaku juri agung akan memilih rancangan terbaik dari para finalis,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa rancangan terpilih akan ditindaklanjuti pada tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pembangunan fisik ditargetkan dimulai melalui peletakan batu pertama pada akhir Oktober atau awal November 2026.

Setelah sayembara selesai, pemerintah daerah akan melanjutkan proses lelang konsultan perencana untuk penyusunan teknis detail. Finalis dengan desain terbaik juga direncanakan dilibatkan sebagai advisor agar gagasan awal tetap terjaga hingga tahap pembangunan.

Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk menghadirkan fasilitas Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas.

Berdasarkan hasil studi kelayakan, mayoritas masyarakat mendukung pembangunan tersebut karena dinilai tidak hanya memberi manfaat sosial, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pengelolaannya direncanakan dilakukan secara profesional melalui unit khusus di kawasan gedung.

Dewan juri sayembara terdiri dari unsur pemrakarsa, arsitek profesional anggota IAI, budayawan, serta pemerhati budaya Sasak yang juga Sekretaris Umum Majelis Adat Sasak Lombok Timur. Dari hasil seleksi, ditetapkan lima finalis yang berhak mempresentasikan karya terbaik, yang berasal dari Jakarta, Jakarta Timur, Palembang, Jawa Tengah, dan Surabaya.

Melalui sayembara ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap dapat menghadirkan bangunan ikonik yang tidak hanya menjadi pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga simbol kemajuan, identitas budaya, dan kebanggaan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....