SMKN 1 Lembar Buktikan Lulusan Cepat Kerja sebelum Wisuda

  • 10 Jun 2026 09:05 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di SMKN 1 Lembar terus menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), jumlah pendaftar telah mencapai 145 calon siswa dan hampir memenuhi target penerimaan yang ditetapkan sekolah untuk tahun ajaran 2026/2027.

Kepala SMKN 1 Lembar, Ahmad Quroni, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah vokasi yang fokus mencetak tenaga profesional di sektor kemaritiman dan perikanan.

“Alhamdulillah, sampai hari ini jumlah pendaftar sudah mencapai 145 orang. Angka ini sudah mendekati target yang kami tetapkan tahun ini dan mudah-mudahan terus bertambah hingga masa pendaftaran berakhir,” ujar Qurani saat ditemui RRI di SMKN 1 Lembar. Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Quroni, proses penerimaan siswa baru masih berlangsung. Para calon peserta didik nantinya masih harus mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari tes kesehatan, tes fisik hingga wawancara yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing program keahlian.

“Masih ada tahapan seleksi yang harus dilalui. Jadi jumlah pendaftar yang ada saat ini masih bisa berubah karena harus disesuaikan dengan kompetensi dan persyaratan setiap jurusan,” katanya.

Pada tahun ini, SMKN 1 Lembar membuka delapan rombongan belajar dengan kapasitas sekitar 150 hingga 155 siswa. Sekolah juga menawarkan enam program keahlian yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Adapun jurusan yang tersedia meliputi Nautika Kapal Niaga, Teknika Kapal Niaga, Nautika Kapal Penangkap Ikan, Agribisnis Perikanan Air Tawar, Agribisnis Perikanan Air Laut, serta Manajemen Bisnis Logistik yang menjadi pilihan bagi siswa yang ingin berkarier di bidang tata niaga dan logistik tanpa harus bekerja di atas kapal.

“Kami tidak hanya menyiapkan lulusan untuk menjadi pelaut. Jurusan Manajemen Bisnis Logistik juga kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan perusahaan yang membutuhkan tenaga profesional di bidang administrasi, logistik dan tata niaga,” katanya.

Kepercayaan dunia industri terhadap lulusan SMKN 1 Lembar juga semakin kuat. Bahkan, saat proses penerimaan siswa baru berlangsung, sekolah tersebut menjadi lokasi kegiatan rekrutmen langsung dari PT Pelni yang membuka peluang kerja bagi puluhan lulusan baru.

“Hari ini sedang berlangsung proses hiring dari PT Pelni. Ada sekitar 60 kandidat fresh graduate yang mengikuti proses seleksi. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh manajemen PT Pelni bersama Dinas Pendidikan,” ucapnya.

Ia menilai kerja sama tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi lulusan SMK, khususnya di bidang kemaritiman, semakin mendapat pengakuan dari dunia kerja nasional.

“Harapan kami kerja sama ini bisa terus berkelanjutan. Bukan hanya untuk SMKN 1 Lembar, tetapi juga menjadi peluang besar bagi SMK di seluruh NTB agar semakin dipercaya oleh dunia usaha dan dunia industri,” tegasnya.

Dari seluruh program keahlian yang ada, jurusan Nautika Kapal Niaga masih menjadi primadona karena tingginya kebutuhan tenaga pelaut di tingkat nasional maupun internasional. Namun demikian, kebutuhan tenaga teknis mesin kapal atau bidang engine justru dinilai lebih besar dan masih kekurangan tenaga kerja.

“Kebutuhan tenaga engine kapal saat ini sangat tinggi. Dari data yang kami terima, perusahaan-perusahaan pelayaran termasuk PT Pelni masih membutuhkan banyak tenaga di bidang tersebut,” katanya.

Quroni menegaskan SMKN 1 Lembar sebenarnya siap memenuhi kebutuhan industri tersebut. Namun banyak lulusan kompetensi teknik kapal yang telah lebih dahulu direkrut oleh berbagai perusahaan nasional maupun internasional sebelum mengikuti proses seleksi di perusahaan lain.

“Banyak lulusan kami yang sudah bekerja di perusahaan nasional dan internasional. Bahkan ada alumni satu hingga dua tahun terakhir yang sudah bekerja dan sekarang kembali mendaftar untuk meningkatkan kariernya melalui kesempatan di PT Pelni,” ujarnya.

Keberhasilan lulusan menembus dunia kerja sebelum wisuda maupun sesaat setelah lulus menjadi salah satu indikator kuat bahwa pendidikan vokasi di SMKN 1 Lembar semakin relevan dengan kebutuhan industri. Kondisi ini sekaligus memperkuat posisi sekolah tersebut sebagai salah satu pusat pendidikan kemaritiman unggulan di Nusa Tenggara Barat yang terus melahirkan sumber daya manusia siap kerja dan berdaya saing global.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswa agar lulusan SMKN 1 Lembar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....