Dua Rumah Warga di Wera Bima Hangus Terbakar

  • 04 Jun 2026 13:21 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Lewi, Desa Bala, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan berat dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.40 WITA. Berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Bima, api pertama kali muncul dari rumah panggung 12 tiang milik Munawar (35), seorang petani yang tinggal di RT 02 RW 07 Dusun Lewi, Desa Bala.

Warga yang melihat kobaran api langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Namun, karena kondisi angin yang cukup kencang, api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah warga lainnya.

Tim Pemadam Kebakaran Kecamatan Wera bersama warga setempat akhirnya berhasil memadamkan api secara total setelah melakukan upaya pemadaman selama beberapa waktu.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak enam kepala keluarga dengan total 26 jiwa terdampak. Dua unit rumah milik Munawar dan M. Yusuf mengalami kerusakan berat, sementara empat rumah milik M. Saleh, Suara, Jufri, dan Yakub mengalami kerusakan ringan.

Selain kerusakan rumah, dua kepala keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak dihuni. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda mengatakan tim BPBD langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian untuk melakukan asesmen dan pendataan terhadap korban terdampak.

"Setelah menerima informasi kebakaran, tim kami segera turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat, pendataan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI-Polri dan instansi terkait. Bantuan logistik darurat juga telah disalurkan kepada warga terdampak," kata Nurul Huda, Kamis 4 Juni 2026.

Menurutnya, pemerintah daerah melalui BPBD dan Dinas Sosial telah memberikan bantuan tanggap darurat guna membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak musibah tersebut.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang berasal dari instalasi listrik rumah tangga.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa dapat dicegah," ujarnya.

BPBD Kabupaten Bima memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp60 juta.

Hingga saat ini, pemerintah daerah masih terus melakukan pendataan lanjutan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung proses pemulihan bagi warga terdampak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....