Peluncuran AKSI PELITA Tandai Era Baru Penguatan Numerasi Siswa

  • 03 Jun 2026 16:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Upaya memperkuat kualitas pendidikan dasar terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Salah satu terobosan terbaru diwujudkan melalui peluncuran Alat Asesmen Numerasi AKSI PELITA yang resmi diperkenalkan di SDN 1 Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Rabu 3 Juni 2026.

Program ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa sekolah dasar sekaligus memperkuat sistem pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama pendidikan.

Peluncuran AKSI PELITA dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, yang hadir sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai inovasi pendidikan yang bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Dalam sambutannya, Hj. Nurul Adha menegaskan kemampuan numerasi merupakan kompetensi dasar yang sangat penting dimiliki oleh setiap peserta didik di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

“Numerasi bukan hanya kemampuan berhitung, tetapi juga kemampuan berpikir logis, menganalisis, dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, penguatan numerasi harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kehadiran AKSI PELITA diharapkan mampu membantu para guru memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kemampuan siswa sehingga proses pembelajaran dapat disusun sesuai kebutuhan dan tingkat capaian belajar masing-masing peserta didik.

“Melalui asesmen yang tepat, guru dapat mengetahui kondisi riil kemampuan siswa. Data tersebut menjadi dasar penting dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan tepat sasaran,” katanya.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa hanya mengandalkan metode yang sudah ada, melainkan membutuhkan inovasi yang terus berkembang seiring perubahan kebutuhan peserta didik.

“Kolaborasi dan inovasi harus terus diperkuat. Kehadiran AKSI PELITA menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hasil belajar siswa,” tegasnya.

Sementara itu, peluncuran AKSI PELITA juga menjadi bagian dari komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat dalam membangun budaya belajar yang berpusat pada peserta didik. Melalui instrumen asesmen yang kontekstual dan mudah digunakan, sekolah diharapkan mampu memperoleh data yang valid untuk mendukung pengambilan keputusan dalam proses pembelajaran.

Dengan adanya pemetaan kemampuan numerasi yang lebih terukur, guru dapat lebih mudah mengidentifikasi capaian belajar siswa serta merancang berbagai bentuk intervensi yang diperlukan guna meningkatkan kemampuan numerasi mereka secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menaruh harapan besar agar AKSI PELITA dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong lahirnya generasi yang memiliki kemampuan berpikir kritis, cakap numerasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

“Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. Kami berharap AKSI PELITA menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi unggul Lombok Barat di masa mendatang,” ucapnya.

Dengan peluncuran AKSI PELITA, Lombok Barat kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun sektor pendidikan melalui inovasi yang berbasis kebutuhan siswa dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

“Pendidikan yang berkualitas adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah. Melalui penguatan numerasi sejak sekolah dasar, kita sedang menyiapkan generasi yang lebih siap menghadapi perkembangan zaman,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....