DLH KLU Cari Solusi Penumpukan Sampah di Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno

  • 31 Mei 2026 22:22 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara- Persoalan penumpukan sampah di kawasan wisata Gili Matra kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Utara. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat kini melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola persampahan menyusul kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang telah melebihi kapasitas.

Kepala Bidang Persampahan dan Limbah B3 DLH KLU, Masjudin, mengatakan pihaknya telah memanggil para pengelola sampah di kawasan Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno untuk membahas langkah penanganan yang lebih efektif.

“Kami panggil pihak pengelola di Gili terkait dengan tata kelola mereka di sana dan masalah gunungan sampah. Operasional di sana memang sempat terkendala karena area TPST-nya sudah penuh dengan sampah,” ujarnya, Jumat 29 mei 2026.

Kondisi tersebut menyebabkan proses pengelolaan sampah di lapangan tidak berjalan optimal. Sejumlah kendala teknis muncul akibat terbatasnya ruang penampungan sementara, sementara produksi sampah terus meningkat.

DLH menilai perlu adanya pembenahan tata kelola dari hulu hingga hilir, termasuk penguatan sistem pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah agar beban TPST dapat dikurangi.

Saat ini pola pengangkutan sampah dilakukan berdasarkan volume sampah yang terkumpul di masing-masing wilayah. Frekuensinya bervariasi, mulai dari satu kali hingga tiga kali dalam sepekan.

Selain perbaikan sistem operasional, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha pariwisata untuk mengurangi timbulan sampah serta memperkuat praktik pengelolaan sampah berbasis sumber.

Dengan status Gili Matra sebagai salah satu destinasi unggulan pariwisata nasional, keberhasilan penanganan persoalan sampah dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan wisatawan dan keberlanjutan sektor pariwisata di Lombok Utara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....