Kekeringan Intai NTB, Lombok Selatan dan Sumbawa Jadi Daerah Paling Rentan

  • 26 Mei 2026 16:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Lombok bagian selatan dan sejumlah wilayah di Pulau Sumbawa dipetakan sebagai kawasan paling rentan mengalami kekeringan saat musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB mulai mewaspadai potensi krisis air bersih di daerah-daerah tersebut seiring prediksi musim kemarau yang datang lebih awal tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sadimin, mengatakan wilayah selatan Pulau Lombok dan beberapa daerah di Sumbawa hampir setiap tahun menjadi kawasan yang paling rawan terdampak kekeringan. Kondisi geografis dan minimnya sumber air membuat daerah tersebut menjadi prioritas dalam pemantauan BPBD.

“Kalau potensi yang sering mengalami kekeringan itu Lombok bagian selatan dan Sumbawa. Daerah-daerah itu memang menjadi perhatian kami saat memasuki musim kemarau,” kata Sadimin, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut Sadimin, kewaspadaan dini dilakukan setelah BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid memprediksi musim kemarau di NTB berpotensi datang lebih cepat. Kondisi itu dikhawatirkan memicu berkurangnya pasokan air di wilayah-wilayah yang selama ini rentan kekeringan.

Meski daerah rawan sudah dipetakan, BPBD NTB belum menetapkan status siaga kekeringan. Hingga saat ini, cuaca di sejumlah wilayah NTB masih didominasi hujan sehingga belum ada laporan kekeringan parah maupun permintaan distribusi air bersih dari masyarakat.

Sadimin memastikan BPBD tetap menyiapkan langkah antisipasi, termasuk armada tanki air dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota jika kekeringan mulai terjadi. “Kalau nanti kondisi memburuk, tentu kita lakukan penanganan dan menetapkan langkah darurat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....