Tahun Buku 2025, PD Agro Selaparang Catat Laba Bersih Ratusan Juta

  • 23 Mei 2026 20:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Direktur Utama PD Agro Selaparang, Sabar, menyampaikan bahwa tahun buku 2025 menjadi periode yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi perusahaan daerah tersebut. Di tengah dinamika ekonomi dan perubahan pasar, operasional perusahaan dinilai tetap berjalan optimal.

“Meski kondisi ekonomi cukup dinamis dan terjadi perubahan pasar, kami bersyukur seluruh operasional perusahaan tetap berjalan dengan baik dan stabil sepanjang tahun 2025,” ujar Sabar Sabtu, 23 Mei 2026.

Menurutnya, sepanjang tahun 2025 PD Agro Selaparang tetap menjalankan berbagai unit usaha strategis. Unit usaha tersebut meliputi distribusi pupuk subsidi, produksi es balok, produksi garam beryodium, pemasaran air minum dalam kemasan. Ini termasuk pengelolaan komoditas pertanian berupa beras kemasan dan jagung pipilan, hingga budidaya perikanan air tawar.

“Kami terus berupaya menjaga seluruh unit usaha agar tetap produktif dan mampu memberikan manfaat ekonomi, baik bagi perusahaan maupun masyarakat,” katanya.

Dari sisi kinerja keuangan, PD Agro Selaparang mencatat pendapatan kotor sebesar Rp2,903 miliar dengan total beban operasional mencapai Rp2,639 miliar. Dari capaian tersebut, perusahaan berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp214,4 juta atau meningkat 34,58 persen dibandingkan tahun 2024.

Selain itu, total aset perusahaan per 31 Desember 2025 tercatat mencapai Rp14,26 miliar atau meningkat Rp2,44 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Perusahaan juga memberikan dividen kepada pemerintah daerah sebesar Rp117,9 juta sebagai bentuk kontribusi terhadap pendapatan daerah.

“Beberapa capaian yang patut disyukuri antara lain meningkatnya volume produksi dan penjualan, penguatan sistem administrasi dan pelaporan, serta kontribusi perusahaan terhadap PAD dan perekonomian masyarakat,” ungkap Sabar.

Ia menambahkan, selama tahun 2025 perusahaan juga melakukan sejumlah pembenahan guna meningkatkan tata kelola dan efisiensi operasional. Pembenahan tersebut meliputi perbaikan kendaraan operasional, renovasi gudang garam, pemasangan CCTV, serta digitalisasi sistem pembukuan dan dokumen perusahaan.

“Kami juga fokus melakukan pembenahan internal agar tata kelola perusahaan semakin baik dan transparan,” tambahnya.

Tak hanya itu, PD Agro Selaparang juga berhasil menyelesaikan tunggakan pajak tahun 2019–2021 sebesar Rp600 juta dan tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp108,8 juta. “Penyelesaian kewajiban perusahaan menjadi bagian dari komitmen kami untuk membangun perusahaan yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menurut Sabar, langkah pembenahan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat fondasi usaha, meningkatkan transparansi. Disamping itu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan usaha yang berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....