Lapak Kuliner Teras Udayana Sepi, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

  • 20 Mei 2026 18:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID.Mataram-Pemerintah Kota Mataram mulai melakukan evaluasi dan penataan ulang terhadap puluhan lapak kuliner di kawasan wisata Teras Udayana yang hingga kini belum berfungsi optimal dan sepi aktivitas perdagangan.

Langkah tersebut dilakukan setelah kondisi 24 lapak kuliner di samping tribun Teras Udayana yang diresmikan pada Juli 2024 terlihat terbengkalai dan belum mampu menarik minat pengunjung maupun pelaku usaha untuk berjualan secara aktif.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Irwan Harimansyah mengakui kondisi sentra kuliner tersebut memang belum berkembang sesuai harapan pemerintah.

“Kami tidak menampik kondisi lapak di sana masih sepi. Karena itu, kami mulai melakukan evaluasi menyeluruh bersama instansi terkait agar kawasan itu bisa kembali hidup,” ujarnya. Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Irwan, pihaknya telah melakukan pendataan ulang terhadap para pedagang yang sebelumnya terdaftar untuk menempati lapak kuliner tersebut. Pendataan dilakukan guna memastikan pelaku usaha yang benar-benar masih berminat berjualan di kawasan Teras Udayana.

“Kami beri kesempatan pedagang untuk berembuk dan memanfaatkan kembali lapak yang sudah disediakan. Jangan sampai fasilitas yang dibangun pemerintah justru terbengkalai,” katanya.

Selain itu, pemerintah membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas untuk menghidupkan suasana kawasan kuliner. Salah satunya komunitas Vespa yang sebelumnya mengajukan permohonan penggunaan lokasi untuk kegiatan komunitas.

Irwan menegaskan, seluruh lapak kuliner tersebut hingga kini masih digratiskan bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), sehingga tidak ada pungutan biaya sewa sebagaimana isu yang berkembang di masyarakat.

“Belum ada penarikan retribusi atau sewa. Jadi bukan karena mahalnya biaya tempat pedagang tidak mau berjualan,” tegasnya.

Menurut Irwan kemungkinan salah satu penyebab kurang berkembangnya kawasan kuliner tersebut karena posisi lapak berada di area belakang Teras Udayana, sedangkan pusat keramaian dan kantong parkir lebih banyak berada di bagian depan kawasan.

"Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan penataan secara terpadu." Ujar Irwan.

Dinas Perhubungan akan dilibatkan untuk mengatur akses dan kantong parkir agar arus pengunjung dapat mengarah ke area lapak kuliner. Sementara Dinas Pariwisata diharapkan rutin menggelar event dan hiburan guna menarik kunjungan masyarakat.

Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup juga akan dilibatkan dalam penanganan kebersihan kawasan serta perbaikan fasilitas pendukung seperti toilet umum.

“Mungkin memang perlu lebih sering dibuat event agar masyarakat datang ke sana. Kalau kawasan ramai, otomatis pedagang juga akan hidup,” pungkas Irwan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....