Armada Trans Mataram Bertambah, Pelayanan Publik Diperkuat
- 10 Jun 2026 07:19 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Kota Mataram terus memperkuat layanan transportasi publik dengan menyiapkan satu unit tambahan bus Trans Mataram gratis. Tambahan armada tersebut merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan yang saat ini masih dalam tahap persiapan administrasi dan teknis sebelum resmi beroperasi.
"Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, bus baru itu ditargetkan mulai melayani masyarakat pada akhir 2026 atau paling lambat awal 2027." kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwain, Selasa 9 Juni 2026.
Ia mengatakan pihaknya sedang menyelesaikan berbagai persyaratan operasional, mulai dari kelengkapan dokumen kendaraan, kajian trayek, hingga kebutuhan anggaran pendukung.
| Baca juga: Anggaran Bale Mentaram Berpotensi Bertambah |
“Sekarang kami sedang menyiapkan berbagai kelengkapan surat-surat kendaraan, kajian trayek, serta kebutuhan anggaran,” ujarnya.
Dengan tambahan armada tersebut, jumlah bus Trans Mataram gratis nantinya menjadi tiga unit. Masing-masing bus memiliki kapasitas 16 tempat duduk dan akan melayani rute yang menghubungkan berbagai pusat aktivitas masyarakat di Kota Mataram.
Penambahan armada dilakukan setelah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan program bus gratis yang telah berjalan sejak akhir November 2025. Hasil evaluasi menunjukkan respons masyarakat cukup tinggi dan terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
“Animo masyarakat sangat positif. Karena itu kami berkomitmen melanjutkan program bus gratis sebagai bentuk pelayanan publik yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Zulkarwain.
Dari perspektif pembangunan perkotaan, program bus gratis tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi yang selama ini masih mendominasi mobilitas harian.
"Tingginya penggunaan sepeda motor menjadi salah satu faktor penyebab kemacetan di sejumlah ruas jalan, terutama pada jam-jam sibuk," ucapnya.
Melalui layanan bus gratis, pemerintah berharap masyarakat memiliki alternatif transportasi yang nyaman dan dapat diandalkan sehingga kepadatan lalu lintas dapat berangsur berkurang.
Untuk meningkatkan kenyamanan pengguna, Dishub juga telah menyiapkan sistem pemantauan posisi armada secara digital. Masyarakat dapat mengetahui keberadaan bus melalui pemindaian barcode yang ditempatkan di sejumlah titik strategis.
“Fasilitas ini kami siapkan agar masyarakat lebih mudah mengetahui posisi bus dan memperkirakan waktu kedatangan sehingga layanan menjadi lebih efektif,” jelasnya.
Saat ini, layanan bus gratis beroperasi enam hari dalam sepekan, mulai Senin hingga Sabtu. Pada hari Senin sampai Kamis, layanan dibagi dalam dua sif, yakni pukul 06.30–10.30 Wita dan pukul 13.00–15.00 Wita. Sementara pada Jumat dan Sabtu, operasional berlangsung satu sif mulai pukul 06.30 hingga 12.00 Wita.
Adapun rute yang dilayani meliputi kawasan Sangkareang, Jalan Gajah Mada, Kampus Muhammadiyah, Pasar Pagesangan, Kekalik, Mall Epicentrum, Kampus Akademi Manajemen Mataram (AMM), Kampus UIN Mataram, Islamic Center, Teras Udayana, hingga kawasan eks Bandara Selaparang.
"Rute tersebut dipilih karena menghubungkan pusat pendidikan, kawasan perdagangan, ruang publik, hingga area perkantoran yang menjadi titik mobilitas utama masyarakat setiap hari," ujar Zulkarwin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....