Polres Lombok Timur Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional Ke-118

  • 20 Mei 2026 13:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kepolisian Resor Lombok Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Lapangan Apel Mapolres Lombok Timur, Rabu, 20 Mei 2026. Upacara berlangsung dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dan dipimpin Wakapolres Lombok Timur Kompol Sidik Pria Mursita selaku inspektur upacara.

Kegiatan tersebut diikuti pejabat utama, para perwira, kapolsek jajaran, personel satuan fungsi hingga pegawai negeri sipil di lingkungan Polres Lombok Timur. Peserta upacara terdiri dari pleton Sat Sabhara, Sat Polairud, Sat Lantas, gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba, gabungan staf serta PNS Polres Lombok Timur. Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan, penghormatan kepada inspektur upacara, laporan komandan apel, pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila dan pembukaan UUD 1945.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan inspektur upacara, disebutkan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk merefleksikan berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Ini juga sebagai awal bangkitnya kesadaran nasional bangsa Indonesia.

“Tepat pada hari ini kita kembali merefleksikan momentum fundamental berdirinya Boedi Oetomo yang menjadi fajar kebangkitan kesadaran berbangsa,” demikian amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakan inspektur upacara.

Momentum tersebut dinilai sebagai titik awal kaum terpelajar pribumi mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama bertahun-tahun menjadi kelemahan perjuangan bangsa. Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” disebut sejalan dengan semangat menjaga masa depan bangsa melalui perlindungan generasi muda serta memperkuat kemandirian Indonesia sebagai negara berdaulat.

“Tema ini menegaskan pentingnya menjaga tunas bangsa dan memperkuat kemandirian sebagai negara yang berdaulat,” lanjut amanat tersebut.

Dalam amanat itu juga disampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program yang disoroti yakni Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan di berbagai sekolah di Indonesia guna membangun fondasi kesehatan dan kualitas generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa. “Melalui koperasi, masyarakat desa diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap kebutuhan ekonomi dasar sehingga desa tumbuh mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar,” bunyi amanat tersebut.

Amanat juga menegaskan pentingnya pelaksanaan Asta Cita sebagai delapan misi besar bangsa yang menjadi arah utama pembangunan nasional demi menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat. Upacara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan nasional, pembacaan doa, Andhika Bhayangkari, laporan komandan apel hingga penghormatan pasukan kepada inspektur upacara.

Kasihumas Polres Lombok Timur, Iptu Lalu Rusmaladi menyampaikan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat untuk terus menjaga persatuan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Hari Kebangkitan Nasional sendiri diperingati setiap 20 Mei untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo sebagai simbol awal kebangkitan nasional. Ini termasuk perjuangan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan secara terorganisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....