TPST Kebon Talo Siap Olah Sampah Jadi Bahan Bakar

  • 19 Mei 2026 18:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram mulai mematangkan pengoperasian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo di Ampenan, yang nantinya diproyeksikan menjadi pusat pengolahan sampah modern berbasis energi alternatif di Kota Mataram.

Salah satu fasilitas pendukung yang telah rampung dibangun lebih awal adalah gedung bank sampah di kawasan TPST tersebut. Namun, fasilitas itu belum dapat difungsikan karena pembangunan utama TPST Kebon Talo baru akan dimulai pada awal Juni 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, H Nizar Denny Cahyadi mengatakan, kawasan TPST Kebon Talo saat ini masih berada dalam masa perawatan sambil menunggu dimulainya pekerjaan fisik proyek utama.

“Bank sampah itu memang sudah selesai dibangun tahun 2025, tetapi belum bisa digunakan karena pembangunan kawasan TPST secara menyeluruh akan segera dimulai,” ujarnya, Selasa 19 Mei 2026.

Menurut Denny, pembangunan fisik TPST Kebon Talo dijadwalkan mulai berjalan pada 9 Juni 2026 setelah proses tender proyek rampung pada 29 Mei 2026. Total anggaran pembangunan mencapai Rp97 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat.

Ia menjelaskan, keberadaan bank sampah merupakan salah satu syarat dari kementerian sebelum pembangunan utama TPST dapat direalisasikan. Karena itu, fasilitas tersebut dibangun lebih dahulu sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah terpadu.

“Ke depan bank sampah ini akan menjadi bank sampah induk yang mendukung operasional TPST, khususnya dalam pemilahan sampah plastik,” katanya.

TPST Kebon Talo nantinya dirancang menggunakan teknologi pengolahan sampah menjadi RDF atau refuse derived fuel, yakni bahan bakar alternatif berbentuk seperti briket yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar pendamping pembangkit listrik.

Hasil pengolahan sampah tersebut bahkan direncanakan dapat dipasarkan ke PLN sebagai energi alternatif ramah lingkungan.

Menurut Denny, konsep pengolahan RDF diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada sistem pembuangan akhir sekaligus menekan volume sampah yang masuk ke TPA.

“Dengan sistem ini, sampah tidak hanya dibuang, tetapi memiliki nilai ekonomi dan bisa dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi,” jelasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....