Marbot Musolla di Pringgabaya Ditemukan Meninggal Diduga Jatuh dari Plafon

  • 19 Mei 2026 15:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Seorang pria lanjut usia bernama Kamaruddin alias Amaq Mursidin ditemukan meninggal dunia di Musolla Nurul Ihsan, Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Korban diketahui berusia 70 tahun dan sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta sekaligus marbot musolla setempat.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi menjelaskan, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai musolla dengan posisi terlentang dan terdapat darah di sekitar kepala korban.

“Korban ditemukan oleh warga saat hendak melaksanakan salat. Ketika ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di samping kanan bangunan musolla,” jelas IPTU Lalu Rusmaladi.

Berdasarkan keterangan saksi, sebelumnya korban sempat menyampaikan bahwa lampu di bagian kanan musolla sering menyala dan mati. Diduga korban hendak memperbaiki instalasi lampu di bagian plafon musolla.

Saksi Fahrudin mengatakan saat dirinya datang ke musolla, lampu masih dalam keadaan padam sehingga ia menyalakan saklar listrik di dalam musolla. Beberapa waktu kemudian, bersama saksi lainnya, ia menemukan korban sudah tergeletak di lantai.

Petugas Polsek Pringgabaya yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil pengecekan di lokasi, polisi menemukan bagian plafon sebelah kanan musolla dalam keadaan rusak dan terdapat tangga di dalam gudang yang diduga digunakan korban untuk naik ke atas plafon dengan ketinggian sekitar 3,5 meter.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk dilakukan pemeriksaan luar. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan.

Pada tubuh korban ditemukan benjolan di bagian belakang kepala serta darah keluar dari hidung dan mulut. “Dugaan sementara korban terjatuh saat berada di atas plafon musolla. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi,” tambah IPTU Lalu Rusmaladi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....